Tag Archives: obat-kanker

Terapi Alternatif untuk GIST

Sudah lama juga saya tidak posting artikel… terakhir saya posting di bulan Mei 2013 mengenai obat Stivarga (reforafenib) sebagai third-line therapy apabila Glivec dan Sutent tidak berhasil…

Awal tahun ini, saya banyak posting artikel dengan topik di luar GIST, hal ini tidak lain karena saya mendapat “peringatan” berupa musibah kecelakaan sepeda di bulan Februari 2013.  Jadinya artikel di awal tahun banyak terkait dengan patah tulang selangka/bahu (clavicle multiple fractures).

Setelah saya membaca komentar dari mas Firman (GISTer) maka saya tergugah kembali dan diniatkan untuk lebih sering menulis lagi. Terima kasih mas Firman…

Sepanjang yang sudah saya ketahui, terapi untuk GIST adalah melalui targeted therapy dengan menggunakan obat yang diminum (oral) seperti Glivec, Sutent dan Stivarga.

Continue reading

Advertisements

Efek Samping – Glivec®

Posting kali ini kembali membahas obat kanker yang bernama imatinib, atau lebih dikenal dengan nama dagang Glivec®, terutama akan dibahas mengenai efek sampingnya. Imatinib merupakan obat yang saat ini digunakan untuk terapi pada pasien chronic myeloid leukaemia (CML), dan suatu jenis kanker langka yang dikenal sebagai gastro-intestinal stromal tumour (GIST). Obat ini juga dapat digunakan dalam terapi jenis kanker lainnya sebagai bagian dari uji penelitian.

  Continue reading

Sejarah Glivec®

 

 Berdasarkan beberapa literatur, cerita mengenai Glivec dimulai oleh 2 orang peneliti : Peter Nowell, MD, University of Pennsylvania School of Medicine, dan David Hungerford, MD, Institute for Cancer Research. Mereka dapat mengidentifikasi mutasi genetic pasien CML pada tahun 1960. Keduanya menemukan bahwa suatu bagian DNA hilang dari chromosome 22, belakangan diketahui sebagai Philadelphia (Ph) chromosome dan terjadi pada sekitar 95% of pasien CML. Penemuan ini menunjukkan bahwa pertama kalinya peneliti menemukan genetic yang abnormal dikaitkan dengan suatu jenis cancer. Dengan adanya temuan ini pula terjadi peningkatan penelitian tentang genetic yang menyebabkan cancer.

Continue reading

Obat Kanker – Glivec®

Hari Jumat 11 Juni 2010 adalah hari yang bersejarah, pertama karena hari ini dimulai Piala Dunia Sepakbola di Afrika Selatan, kedua apotik memberi tahu bahwa Glivec untuk saya sudah bisa diambil. Ya, 3 hari setelah dokter memberi resep, urusan administrasi dengan yayasan kesehatan di kantor serta proses persetujuan, telah selesai. Alhamdulillah saya mendapatkan obat untuk GIST.

  Continue reading

Terapi GIST – Mahal

Dokter onkologi saya memberitahu bahwa obat utama GIST adalah pisau (alias dioperasi). Dengan pisau, 96% GIST sudah teratasi (alhamdulillah dalam kasus saya GIST masih operable), untuk sisa 4%nya dilakukan pengobatan dengan obat buatan Novartis

(dari Switzerland) yang namanya Glivec. Cara kerja Glivec adalah dengan mengikat lokasi kegiatan enzyme tyrosine kinase dan menghentikan aktivitasnya. Obat tersebut sangat mahal (dosis 400mg sehari seharga USD110-130 yang harus diminum setiap hari …) kalau di Indonesia sekitar Rp1 juta sehari… Untuk kasus GIST yang inoperable, Glivec harus diminum seumur hidup… agar GIST tidak berkembang, syukur2 bisa mengecil/menghilang. Dalam kasus saya, dokter merekomendasikan Glivec selama 8 bulan, insya Allah bisa bersih total…

Continue reading