Tag Archives: GIST

Glivec via JKS-BPJS

Artikel berikut saya dapatkan dari tulisannya kang Andrian Rakhmatsyah dari Elgeka Jawa Barat.  Atas ijin ybs saya posting kembali di blog ini karena menurut saya informasinya cukup bermanfaat.  Beberapa kata saya edit sedikit tanpa mengurangi makna dari tulisan aslinya :

bpjs

Continue reading

Advertisements

Terapi Alternatif untuk GIST

Sudah lama juga saya tidak posting artikel… terakhir saya posting di bulan Mei 2013 mengenai obat Stivarga (reforafenib) sebagai third-line therapy apabila Glivec dan Sutent tidak berhasil…

Awal tahun ini, saya banyak posting artikel dengan topik di luar GIST, hal ini tidak lain karena saya mendapat “peringatan” berupa musibah kecelakaan sepeda di bulan Februari 2013.  Jadinya artikel di awal tahun banyak terkait dengan patah tulang selangka/bahu (clavicle multiple fractures).

Setelah saya membaca komentar dari mas Firman (GISTer) maka saya tergugah kembali dan diniatkan untuk lebih sering menulis lagi. Terima kasih mas Firman…

Sepanjang yang sudah saya ketahui, terapi untuk GIST adalah melalui targeted therapy dengan menggunakan obat yang diminum (oral) seperti Glivec, Sutent dan Stivarga.

Continue reading

Stivarga – Regorafenib

1st line therapy : Glivec
2nd line therapy : Sutent
3rd line therapy : Stivarga

Untuk terapi GIST umumnya kita mengenal Glivec (produksi Novartis) yang sudah disetujui oleh FDA US sejak 2001 (untuk CML) dan 2002 (untuk GIST).  Bagi pasien GIST, GIivec dikenal sebagai first line therapy untuk pasien dewasa dengan Kit (CD117)-positive yang tidak dapat dioperasi dan/atau ada penyebaran.  Selain itu juga sebagai Adjuvant treatment setelah dilakukan operasi GIST dengan KIT (CD 117) positif, bagi pasien dewasa (seperti yang saya alami) yang memiliki risiko kekambuhan. Pasien yang memiliki risiko rendah tidak perlu mendapat  adjuvant treatment (berarti saya risiko tinggi karena ukuran GIST yang signifikan). Continue reading

CT Scan ke-3 paska Glivec

Sudah beberapa bulan saya tidak mengisi blog ini.
Maklum beberapa bulan terakhir ini saya sering pergi dinas ke luar kota.

Karena sekarang saya sudah kembali di Jakarta dan waktu sudah agak luang, pas juga dengan waktu kontrol rutin, mulailah saya kembali mengisi blog ini.

Senin, 21 November 2011.

Hari ini saya cuti tidak masuk kantor untuk melakukan pemeriksaan rutin, 3 bulan sekali, CT Scan abdomen pelvis di RS Pd.Indah. Mundur sekitar 1 bulan dari jadwal kontrol pada akhir Oktober 2011, maklum karena tadi itu, sering dinas ke luar kota…

Continue reading

CT Scan 1 tahun pasca ops.

Tanggal 26 Juli 2011. Saya dijadwalkan kontrol ulang, CT Scan Abdomen, X-ray Thorax dan pemeriksaan darah. Kali ini adalah kontrol CT Scan yang ke 4 setelah operasi, setahun pasca operasi (posting terkait : laparatomy, gastrectomy).

Continue reading

Kanker bisa kambuh kembali

Ketika pertama kali diberitahu menderita kanker, kebanyakan penderita akan mengalami shock, kaget, sedih, bingung, campur aduk…

Selanjutnya kehidupan akan berubah, gaya hidupnya, kondisi tubuh, juga mental… Hari2 berikutnya biasanya akan diisi dengan upaya terapi, ada yang secara medis, biasanya mendapat kemoterapi, namun ada juga yang memilih terapi alternatif. Jangka waktu terapi sampai seorang penderita mendapatkan kesembuhan tidak sama, ada yang cepat, lambat, bertahun2 bahkan ada yang harus terus-menerus diterapi…

Dengan upaya yang tidak mudah tersebut, menjadi sembuh adalah suatu karunia Tuhan yang luar biasa. Seorang penderita yang mendapatkan hasil pemeriksaan “tidak ada lagi sel2 kanker” akan sangat bersyukur. Bisa kembali beraktivitas seperti semula sebagaimana manusia normal lainnya.

Bersih dari sel kanker adalah harapan dari para penderita… Untuk mencapainya, segala macam upaya akan dikerahkan, termasuk membaca berbagai literatur mengenai kesehatan.


Continue reading

Organisasi Pendukung GIST

 

Pada hari Selasa dini hari (di Amerika berarti hari Senin siang/sore2) tanggal 13 Juli 2010, saya mendapat email di Inbox akun Facebook saya dari Gist Support International (GSI), yaitu organisasi nirlaba yang berkedudukan di Minnesota, Amerika Serikat dan mengkhususkan kegiatannya bagi pendidikan dan mendukung pasien GIST. Email tersebut meminta kita untuk mereview materi yang akan dipajang di websitenya GSI.

Continue reading