Glivec via JKS-BPJS

Artikel berikut saya dapatkan dari tulisannya kang Andrian Rakhmatsyah dari Elgeka Jawa Barat.  Atas ijin ybs saya posting kembali di blog ini karena menurut saya informasinya cukup bermanfaat.  Beberapa kata saya edit sedikit tanpa mengurangi makna dari tulisan aslinya :

bpjs

Setelah Pemerintah Republik Indonesia menetapkan 1 Januari 2014 dimulainya Sistem Jaminan Sosial Nasional untuk Kesehatan yang dikenal dengan Jaminan Kesehatan Nasional dengan penyelenggara Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) – Kesehatan (d/h PT. ASKES), maka Program Donasi obat dari PT. Novartis Indonesia untuk pasien CML dan GIST pun ikut berubah.

Pertama kali PT. Novartis Indonesia membuat program donasi obat untuk pasien Leukemia tipe CML dan GIST (kanker saluran pencernaan) dinamai GIPAP (Glivec International Patients Assistance Program) pada tahun 2003. Kemudian pada tahun 2009, program ini dihentikan untuk pasien baru. Sedangkan pasien-pasien yang tergabung dalam program ini masih terus mendapatkan akses obat donasi Glivec secara gratis (Free).

Menurut data yang pernah disampaikan Ketua Program GIPAP dan NOA YKI Propinsi DKI Jakarta pada saat itu (Juni 2012), Dr. Ulfana total pasien GIPAP selama 6 tahun berlangsung berjumlah 366 pasien. Dan pada Juni 2012, yang masih tercatat sebagai pasien GIPAP berjumlah 128 pasien. Sebagian sudah meninggal dan sebagian sudah beralih ke obat lini ke-2 yaitu Nilotinib (Tasigna). Dan per 12 Desember 2013 total Pasien GIPAP yang masih mendapatkan akses obat donasi Glivec sejumlah 111 pasien.

Tahun 2009, Program GIPAP berubah menjadi Program Novartis Oncology Access (NOA). Dasar perubahan ini agar pasien-pasien mendapatkan akses obat produk dari PT. Novartis semakin luas. Yaitu, tidak hanya untuk obat Glivec tetapi juga untuk mendapatkan akses obat lini ke-2 untuk CML (Tasigna).

Dalam masa sejak dimulainya program NOA tahun 2009 sampai Juni 2012, jumlah pasien yang mendapatkan akses obat donasi produk dari PT. Novartis yaitu 822 pasien. Dan yang aktif mendapatkan obat kurang lebih 570 pasien.

Di awal program NOA terdapat 4 skema yang bisa diikuti oleh pasien-pasien CML dan GIST yaitu antara lain

  1. Plan A dengan skema 11 bulan mendapatkan obat Glivec secara gratis dan 1 bulan dibebankan kepada pasien. Dalam hal ini PT. Novartis bekerja sama dengan JAMKESMAS, sehingga pasien plan ini tetap mendapatkan obat secara 100% gratis. Beban 1 bulan akses obat ini dibiayai oleh JAMKESMAS dan tentunya untuk pasien-pasien pemegang Kartu JAMKESMAS.
  2. Plan B dengan skema 10 bulan mendapatkan obat Glivec secara gratis dan 2 bulan dibebankan kepada pasien melalui PT. ASKES. Sehingga otomatis pasien-pasien yang memiliki kartu ASKES (PNS dan Keluarga PNS, Pensiunan dan Keluarga Pensiunan PNS) masuk pada skema ini.
  3. Plan C dengan skema 9 bulan mendapatkan obat Glivec secara gratis dan 3 bulan dibebankan kepada pasien. Pasien secara mandiri diwajibkan membeli obat ini.
  4. Plan D dengan skema 8 bulan mendapatkan obat Glivec secara gratis dan 4 bulan dibebankan kepada pasien melalui Pihak Asuransi Umum.

Dalam perjalanannya, jumlah pasien CML dan GIST semakin meningkat secara signifikan, tetapi sebaliknya semakin signifikan meningkat pula pasien yang drop (berhenti) dalam mendapatkan akses obat donasi ini. Dikarenakan perubahan program GIPAP ke NOA dan tentunya kewajiban membeli obat yang harus ditanggung pasien (terutama pasien Umum – plan C).

Obat Glivec 100 mg ini memiliki harga per tablet nya kurang lebih Rp. 225.000 (saat ini), sedangkan dosis minimal per harinya adalah 400mg. Sehingga dalam 1 hari pasien CML dan GIST harus membeli obat sebesar Rp. 225.000 x 4 = Rp. 900.000 (sembilan ratus ribu rupiah). Dan jika memenuhi skema plan C di atas, maka seorang pasien memiliki kewajiban untuk membeli obat sebesar 3 bulan x 30 hari x 4 tablet x Rp, 225,000 = Rp. 81.000.000 (delapan puluh satu juta rupiah) dalam setahun. Padahal rata-rata penghasilan pasien (khususnya di Jawa Barat, per Mei 2012) dalam sebulan < Rp. 1.000.000.

Tahun 2014 ini seiring diberlakukannya JKN, Program GIPAP dan NOA dari PT. Novartis dihentikan. Dan tentunya peralihan Program Donasi ini sangat diperlukan. Adapun Program baru pengganti GIPAP dan NOA seperti yang disampaikan oleh PAP Manager PT. Novartis Indonesia sebagai berikut.

Sistem Kesehatan Baru “JAMINAN KESEHATAN NASIONAL (JKN)”

Indonesia akan menerapkan sistem kesehatan yang baru, yaitu Jaminan Kesehatan Nasional(JKN) mulai 1 Januari 2014. Pemegang Kartu JAMKESMAS dan ASKES akan menjadi bagian dari sistem yang baru ini, dan akses ke Glivec dan Tasigna 200mg di bawah sistem JKN. Pasien di bawah sistem JKN tidak akan berhak untuk mendapatkan manfaat dari program NOA.

Perubahan NOA Tahun 2014

Dengan situasi di atas, Program NOA akan menyesuaikan sesuai  dengan perubahan-perubahan kunci di bawah ini:

1. Pemegang Kartu JAMKESMAS & ASKES

  • Pasien baru dengan kartu JAMKESMAS dan ASKES tidak akan memenuhi syarat untuk program NOA, dan efektif per 1 Januari 2014
  • Pemegang kartu JAMKESMAS dan ASKES yang ada, akan dihentikan di Program NOA , dan mereka harus mendaftar dan menerima pengobatan mereka (Tasigna Lini ke-2 /Glivec ) dari rumah sakit yang ditunjuk oleh Panitia JKN .
  • Jika Tasigna lini pertama (Tassigna 150mg) tidak tercakup oleh JKN, Pasien Baru akan mendapatkan akses melalui program NOA.

2. Pasien Umum

  • Pasien yang tidak tercakup oleh Sistem JKN
  • Pasien baru akan mendapatkan akses ke Program NOA dan mengikuti skema yang baru .
  • Pasien yang ada di Program NOA masih dapat melanjutkan program sampai saat masa perpanjangan keanggotaan tahunan dalam Program NOA, dan mengikuti skema baru untuk kelanjutan pengobatannya.

3. Asuransi & Pasien Perusahaan

  • Pasien yang memiliki Asuransi dan Pembiayaan oleh Perusahaan tempat bekerja akan ditangani kasus per kasus.

4. Pasien GIPAP

  • Pasien GIPAP yang memiliki Kartu JAMKESMAS atau ASKES juga akan dihentikan dari Program mulai 1 Januari 2014.
  • Dan diminta untuk mengikuti dan mendaftarkan diri ke dalam sistem JKN

5. Program NOA

Hanya akan berlaku untuk pasien yang tidak tercakup oleh JKN (Pasien Swasta).

Pasien yang didiagnosis dengan penyakit CML & GIST di bawah ini dapat direkomendasikan untuk bergabung Program NOA oleh dokter Hematologi Onkologi Medik (HOM):

  • Tasigna        : CML untuk terapi lini ke-1 dan terapi lini ke-2
  • Glivec          : CML & GIST dan indikasi lain yang disetujui

Hanya ada 1 skema yang avaialable untuk semua Pasien Swasta (non JKN) :

  • Glivec          : 1 bulan + 11 bulan
  • Tasigna        : 4 minggu + 48 minggu

Rencana & Skema NOA ini akan diterapkan per 1 Januari 2014

Pasien Aktif Program NOA

Pasien yang sedang aktif sampai dengan Tanggal 12 Desember 2013, yang disusun dari data peserta Program NOA dan dikelola oleh dikelola oleh YKI Propinsi DKI Jakarta, adalah sebagai berikut:

Klasifikasi Jumlah Pasien CML dan GIST yang tergabung dalam PAP PT. Novartis Indonesia

Klasifikasi Jumlah Pasien CML dan GIST yang tergabung dalam PAP PT. Novartis Indonesia

Distribusi Pasien ELGEKA

Distribusi Pasien ELGEKA

Kriteria

Plan NOA

Jumlah

Pasien

Keterangan

ASKES

B

313

Secara otomatis akan masuk ke dalam sistem JKN
JAMKESMAS

A

25

TOTAL

338

GAKIN, GAKINDA, JAMKESDA

A

26

Segera harus dicarikan solusi pembiayaan.1. Mendaftar ke JKN dg pembiayaan

  • Pemerintah daerah
  • Full Pihak ke-3 (fundraising)
  • Cost Sharing pihak ke-3 (fundraising) dan Pribadi
  • Full Pribadi à kelas 1, kelas 2 atau kelas 3

2. Beralih ke Pasien Umum

SURAT KETERANGAN MISKIN (SKM)

A

105

Pasien Umum

C

293

1. Mendaftar ke JKN dengan pembiayaan

  • Cost sharing (fundraising + pribadi)
  • Full Pribadi à kelas 1, kelas 2 atau kelas 3

2. Tetap di Pasien Umum (cost sharing, Pribadi dan Novartis)

Jumlah Pasien Non Otomatis JKN

424

Program Lama

GIPAP

111

Pasien pemegang JAMKESMAS dan ASKES diminta untuk mendaftar JKN.Program masih tetap ada
Total Pasien Non JKN

424++

Dari tabel di atas, tentunya masih banyak pekerjaan rumah kita semua untuk membantu pasien-pasien yang terkena efek peralihan program Donasi obat ini. Sebagai contoh, pasien CML dan GIST lama, yang tergabung dalam Program GIPAP harus segera diidentifikasi berapa banyak yang memiliki Kartu JAMKESMAS dan ASKES sehingga bisa secara otomatis dapat masuk ke dalam Program JKN. Pun begitu dengan pasien-pasien plan A yang hanya mengandalkan Kartu JAMKESDA, GAKIN/DA dan Surat Keterangan Miskin (SKM), apakah bisa secara otomatis dapat didaftarkan ke dalam JKN oleh pemerintah daerah?.

Dan masih banyak pertanyaan yang menjadi Pekerjaan Rumah kita semua Social Angels!!

Tetapi hidup harus terus berjalan, Tuhan menginginkan manusia untukk terus berupaya dan berdoa dan Seperti Moto ELGEKA, DON’T GIVE UP dan Tetap Semangaaaat!!!

Demikian artikel terkait program untuk mendapatkan obat Glivec, semoga bermanfaat.

One thought on “Glivec via JKS-BPJS

  1. fransiska

    Salam kenal,mohon bantuannya Pak.
    Suami sy menderita LGK (leukimia) dan peserta program NOA.suami sy setiap bulan berobat ke RSKD jkt.Thn 2009 pernah mendapat obat glivec selama 1thn. Lalu tdk ikut program lagi thn berikutnya setelah berlaku aturan baru spt disebutkan diatas. Karena kami tdk mampu membayar. Thn 2014 ini ikut program lg dgn menggunakan kartu BPJS askes. Bulan pertama yaitu pd bulan september 2014,ia mendapatkan obat glivec selama sebulan dosis 400gr/hari.Namun untuk bulan kedua (okt 2014) belum mendapatkan obat ini lagi karena tidak ada donasi dari NOA. Kami sudah menunggu selama 3 minggu namun belum jg mendapatkan obatnya. Sy mohon bantuannya bagaimana spy suami sy bs kembali mendapatkan obatnya karena kami tdk sanggup membelinya sebab sy hanya pns guru golongan 3a dan suami tdk punya penghasilan tetap. Sy mohon bantuannya krn semakin lama perut suami sy semakin besar krn limfanya membengkak. Kalau ada informasi Bpk bs hubungi sy di no 08127933496 atau 081274134977.Sy ucapkan banyak terimakasih atas bantuannya.

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s