Kesempatan Hidup

Saya agak terhenyak dan jadi merenung waktu membaca blog fotografi yang saya ikuti dari Eric Kim, seorang street-photographer :

From Steven Job :

Remembering that I’ll dead soon is the most important tool I’ve ever encountered to help me make big choices in life. Because almost anything — all external expectations, all pride, all fear of embarrassment or failure — these things just fall away in the face of death, leaving only what is truly important.
Remembering that you are going to to die is the best way I know to avoid the trap of thinking you have something to lose.
You are already naked.
There is no reason not to follow your heart.

“Mengingat bahwa saya akan meninggal tidak lama lagi adalah hal yang paling penting untuk membantu saya dalam menetapkan pilihan2 (keputusan besar). Karena hampir segalanya (harapan dari orang lain, ketakutan akan kegagalan, dll) akan terabaikan dan hanya akan tersisa hal yang benar2 penting.
Mengingat kita akan meninggal adalah jalan terbaik untuk menghindari jebakan dari pemikiran bahwa kita akan kehilangan sesuatu.
Tidak ada alasan untuk tidak mengikuti kata hati (nurani)”

Saya sudah mendapatkan kesempatan untuk hidup lagi (pasca operasi GIST), bahkan sekali lagi (pasca tekanan darah tinggi – untung tidak kena stroke). Dan saya, kita semua, tidak akan pernah tahu, untuk berapa lama kesempatan hidup ini kita dapatkan…

Kesadaran akan terbatasnya kesempatan yang diberikan merupakan peringatan bagi saya, dan kita semua, agar melakukan pilihan dalam hidup yang terbaik.

Sewaktu awal pasca operasi, saya sudah niatkan untuk sharing, berbagi pengalaman dan pengetahuan mengenai kanker GIST dan terapinya, juga kanker lainnya, termasuk sharing informasi mengenai kesehatan secara umum, dengan harapan akan banyak yang bisa mendapatkan manfaatnya. Hingga akhirnya tersusunlah blog ini, lengkap dengan tanya-jawab dan sharing informasi bersama para sahabat pembaca sekalian. Saya sangat berterima kasih atas komunikasi yang sudah terjalin dengan baik…πŸ™‚

Tapi saya kembali tergerak membaca kutipan dari Steve Job di atas. Rasanya ada yang masih kurang…

Salah seorang sahabat baik saya memberikan masukan, agar blog ini mulai menambah bahasan pokok, tidak hanya pada penyakit kanker (dan penyakit lainnya), tetapi juga dicoba untuk membahas “Gaya Hidup”. Gaya hidup yang dimaksud adalah pola hidup yang sehat, yang bisa mencegah orang terkena penyakit, meningkatkan kualitas hidup bahkan memperbaiki tingkat kesehatan pasien maupun menjaga agar yang sudah sembuh bisa tetap sehat… (terima kasih ya DewiπŸ™‚ )

Hal ini juga sekalian mengingatkan saya sendiri, setelah sekian lama berada dalam kondisi yang baik, tidak ada kekambuhan dan penyebaran, kadang2 saya agak ceroboh dan terlena, sehingga mengkonsumsi makanan dan minuman yang sebenarnya kurang sehat (misal : fast food, minuman kaleng/botol), serta gaya hidup yang kurang sehat (misal : kurang olahraga dan relaksasi, meditasi, penyegaran)…

Mudah2an saya bisa menambah posting2 baru yang tidak hanya berupa informasi terkait GIST, Glivec, penyakit dkk, tetapi juga gaya hidup yang lebih sehat…

3 thoughts on “Kesempatan Hidup

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s