Glivec Generik – 2012/2013

Menyambung posting sebelumnya tentang Glivec generik (klik link), ada berita baru…

Sebenarnya udah agak lama juga ini beritanya. Karena obat Glivec Generik sudah disetujui sejak 2 April 2013 oleh Health Canada (Departemen Kesehatan di Kanada) untuk dijual di Kanada. Ada 2 jenis yang disetujui, yaitu Apotex dan TEVA yang diproduksi oleh 2 produsen besar. Persetujuan ini seiring dengan telah habisnya masa berlaku hak paten untuk formula/resep alpha crystal imatinib mesylate di Kanada. Sementara itu, hak paten formula/resep beta crystal baru akan berakhir pada 2018 di Kanada.

Persetujuan untuk Glivec generik ini juga sudah lebih dulu diberikan di Eropa oleh Committee for Medicinal Products for Human Use (CHMP) yang menyetujui penggunaan TEVA bagi pasien leukemia, pada Oktober 2012.


Karena obat ini sifatnya generik, maka harganya bisa hanya berkisar antara 18% sd 26% dari harga obat non-generik (Glivec). Hal ini akan menarik minat program subsidi baik dari pemerintah maupun swasta untuk menggunakannya karena jelas jauh lebih murah.

Versi generik ini berbeda dengan versi non-generik (Glivec®, Novartis) yang menggunakan formula/resep beta formulation. Dalam hal ini terdapat pendapat bahwa formula alpha crystal memiliki sifat yang kurang stabil in vivo (dalam tubuh) dibandingkan dengan formula beta crystal. Sehubungan dengan itu, The CML Society of Canada telah berdiskusi dengan Dr. Brian Druker (penemu imatinib mesylate yang merupakan zat dalam Glivec), yang percaya bahwa baik formula alpha maupun beta akan memiliki efek yang serupa. Walaupun demikian, kedua versi Glivec generik (Apotex dan TEVA) menggunakan bulking agent atau zat pencampur yang berbeda.

Di sebagian besar provinsi di Kanada, apoteker diberi kewenangan bahkan diminta untuk beralih dari resep imatinib mesylate yang branded/non-generik ke formula generik – Apotex atau TEVA. Pengecualian diberikan di provinsi Quebec; dokter boleh menulis “tidak bisa diganti” pada resep imatinib mesylate.

Apoteker diinstruksikan untuk memberitahu pasien CML bahwa obatnya diganti dari yang non-generik (i.e. Glivec®) menjadi obat generik. Namun demikian, tetap menjadi tanggungjawab masing2 pasien atas peralihan obat menjadi generik. Pemerintah memberikan rekomendasi untuk secara berkala melakukan PCR testing bagi pasien yang sudah beralih ke obat generik agar pasien dan dokternya bisa mengetahui apakah peralihan kepada obat generic ada pengaruhnya dibandingkan obat non-generik. Hanya saja tidak dijelaskan lebih lanjut apakah “berkala” itu dalam waktu tertentu (misal sebulan, triwulan, semester dll.).

Bagi pasien yang mendapat peralihan obat menjadi generik, ada beberapa petunjuk yang mesti diikuti:

1.) Mengetahui hasil PCR terakhir, dicatat, agar tahu perkembangan terapi + dampaknya.
2.) Meyakini obat generik yang diberikan tidak berubah, tetap sama, yaitu Apotex atau TEVA.
3.) Mencatat kapan mulai dengan obat generik.
4.) Mencatat yang dirasakan setelah minum obat generik. Bila ada efek serius, lapor dokter.
5.) Menginformasikan ke dokter yang menangani agar dipantau ketat selama 3 – 6 bulan awal.

Sebagai informasi, baik Apotex maupun TEVA bukan dimaksudkan untuk pasien GIST.

Bagaimana dengan di Indonesia ? seperti biasa, kita masih tertinggal baik informasinya maupun realisasinya. Padahal, bisa dibayangkan penghematan yang dapat dilakukan baik oleh pihak asuransi, yayasan kesehatan maupun pihak lainnya seperti YKI. Dana yang dihemat tentu akan dapat dimanfaatkan bagi kepentingan pasien lainnya🙂

Sumber :
http://cmlsociety.org/generic-tyrosine-kinase-inhibitors-tkis-arrive-in-canada/
http://www.ema.europa.eu/

7 thoughts on “Glivec Generik – 2012/2013

  1. Firman

    Assalamualaikum. Mas Anto, apakah mempunyai informasi mengenai efek Glivec terhadap kehamilan apabila si penderita masih komsumsi Glivec untuk adjuvant therapy. Saya sempat baca di blog ini kalau istri Mas Anto baru melahirkan bayi beberapa saat yang lalu kalau tidak salah. Apakah saat itu Mas Anto masih komsumsi Glivec? Terimakasih atas pencerahannya. Wassalamualaikum.

    Reply
    1. antopurwanto Post author

      Wa alaikum salam wr.wb
      Setahu saya, Glivec dapat merusak janin dari ibu yang hamil, oleh karena itu tidak diberikan untuk ibu yang hamil dan menyusui. Sementara itu bagi pasien pria yang isterinya hamil, berdasarkan study (GIstsupport.org) bayinya bisa lahir normal walaupun ada sebagian kecil yang mengalami keguguran…
      Saya sendiri sudah berhenti Glivec ketika isteri hamil. Dan saya konsultasi dulu dengan beberapa dokter termasuk onkologi.
      Wassalam

      Reply
  2. fransiska

    Salam kenal.
    PAK,mohon informasinya,bagaimana cara mendapatkan obat glivec generik ini?suami sy penderita LGK sudah 5thn ini.Sy kesulitan mendapatkan obat glivec dgn program askes BPJS dan sy tidak sanggup kalau harus membeli obat glivec ini.Tolong bantu sy Pak,krn sudah hampir sebulan suami sy tidak minum obat krn msh menunggu obat glivecnya.Informasi bs dgn menghubungi sy di no 08127933496.terima kasih banyak atas bantuannya.

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s