3 th post Operasi GIST

Sudah 3 tahun lebih, sejak operasi GIST di bulan Mei 2010. Sampai dengan pertengahan tahun 2012 alhamdulillah perkembangannya bagus. Hasil kontrol rutin dengan pemeriksaan darah lengkap dan CT Scan (Abdomen Pelvis) menunjukkan tidak ada kekambuhan dan metastase.

Bagaimana dengan tahun 2013 ? sampai saat ini saya sudah telah kontrol 2 bulan dari jadwal rutin. Pertama karena kesibukan (🙂 ) kemudian juga bulan Juli ini sudah mulai bulan puasa (ngga ada hubungannya kali🙂 ).

Sebenarnya saya sudah datang ke RS PI untuk bikin appointmen dengan dokter onkologi. Rupanya dokter saya untuk sementara tidak praktek di RS PI sampai dengan waktu yang tidak diketahui🙂 Waduh, bagaimana ini😦 agak khawatir juga saya, soalnya saya biasa one stop service di RS PI, mulai dari kontrol ke dokter/konsultasi, cek darah, CT Scan dll. Bahkan dokumen riwayat penyakit dan operasi saya juga sudah lengkap ada di RS PI.

Akhirnya saya telusuri, rupanya dr.Noorwati saat ini hanya praktek di RS Kanker Dharmais.

Nah, setelah urusan pekerjaan agak lowong, pulang dinas dari luar kota saya sempatkan diri untuk kontrol di RS Dharmais.

Pas hari itu Senin, 5 Agustus 2013, 3 hari sebelum Lebaran, dan merupakan hari pertama cuti bersama di kantor saya (serta beberapa kantor lain). Jadinya lumayan juga di RS Dharmais tidak terlalu penuh.

Mula2 saya harus ambil nomor antrian Pasien Lama (karena sudah pernah ke sini) di Lantai 1 (admission). Ada 2 antrian, untuk Pasien Lama dan Pasien Baru (belum pernah ke sini). Nah, nanti nomor kita akan dipanggil. Kita tinggal bilang mau ke dokter yang mana dan Poli Khusus atau Reguler. Saya pilih Poli Khusus karena antriannya lebih sedikit dan walaupun lebih mahal tapi dijamin oleh kantor.

Biaya pendaftaran di Lantai 1 sebesar Rp15 ribu, sementara untuk biaya konsultasi di Poli Khusus Rp250 ribu.

Saya pas dapet nomer antrian 3 jadi tidak lama menunggu. Biasanya memang tidak banyak pasien yang konsultasi di Poli Khusus.

Setelah diperiksa sejenak, sekilas menurut dokter perkembangannya baik, hanya saja memang perlu pemeriksaan yang lebih mendalam. Seperti biasa saya diminta untuk periksa darah lengkap serta Scan. Tetapi kali ini bukan hanya CT Scan di bagian perut dan pinggul (Abdomen-Pelvis) tetapi akan dilihat dengan PET Scan. Menurut dokter PET Scan ini akan dapat melihat tidak hanya Abdomen-Pelvis tetapi juga seluruh bagian tubuh pasien. Hal ini diperlukan untuk melihat kondisi di seluruh jaringan tubuh mengingat sel2 kanker dapat muncul di mana saja. Bila awalnya di lambung maka dia bisa saja muncul di otak beberapa waktu kemudian. Saya jadi ingat paman saya yang pernah kena kanker getah bening di leher, sudah sembuh total, tetapi 10 tahun kemudian muncul di sel tulang… Saya berdoa, mudah2an tidak ada apa2….

Setelah konsultasi saya mendaftar untuk PET Scan… Rupanya saya harus menunggu sampai setelah Lebaran. Saya juga diberitahu perawat bahwa mesin PET Scan akan berjalan dengan minimum beberapa orang pasien, jadi tidak khusus 1 pasien saja (mungkin karena biaya operasionalnya mahal ya).

Oya, sekali PET Scan di RS Dharmais dikenakan biaya sekitar Rp8 juta. Sementara untuk CT Scan (Abdomen Pelvis) hanya sekitar Rp3,5 juta. Masih lebih murah dari CT Scan yang biasa saya lakukan di RS PI, sekitar Rp5 juta.

Untuk sementara saya harus menunggu panggilan dari RS Dharmais apabila telah tersedia beberapa pasien yang akan di PET Scan…

sambil berharap2 cemas🙂 tidak putus berdoa…

(Bersambung)

8 thoughts on “3 th post Operasi GIST

  1. hati bening

    semoga tetap NED Pak.Saya juga akan CT Scan 26 Augustus nanti.8 bulan setelah scan terakhir.Moga moga Metastase GIST nya masih tidur.
    Oh ya, kata orang hasil akhir PET Scan kurang cocok untuk GIST lebih bagus CT Scan.apa iya Pak.
    Salam

    Reply
    1. antopurwanto Post author

      amin…

      saya baru saja PET Scan kemarin, Kamis, 22 Agustus 2013, hasilnya baru hari Senin besok🙂

      saya juga turut doakan semoga hasil CT Scan tgl.26 Agustus juga bagus ya, semoga kita tetap NED

      PET Scan memang lebih ke full-body, menurut oncologist saya agar dapat mengetahui jangan sampai muncul kanker di lokasi yang lain (atau ada jenis kanker yang berbeda)…

      salam

      Reply
  2. Firman

    Mas Anto, mohon maaf lahir dan batin sebelumnya. Wah saya rada khawatir membaca posting mas Anto sempat masuk UGD Harapan Kita dan RS Pertamina. Semoga bukan karena GIST aamiin YRA. Saya tunggu update hasil Pet Scan nya. Btw apakah Mas Anto pernah baca Glivec / Imatinib generic di India? Pernah cari tahu testimoni pasien GIST atau CML yang komsumsi obat tersebut?

    Reply
    1. antopurwanto Post author

      baru bales mas Firman,
      mohon maaf lahir dan batin ya…

      Kemarin itu sempat 4x masuk RS, Harapan Kita (Jakarta), Pertamina (Jakarta), Gleneagles (Medan) dan Darmo (Surabaya), tapi bukan karena GIST melainkan tekanan darah tinggi yang melonjak😦

      Hasil PET Scan baru keluar minggu depan🙂 kalau sudah ada akan saya update

      Saya pernah baca juga mengenai hal itu, bahkan sudah pernah saya posting di blog ini :

      https://antopurwanto.wordpress.com/2012/04/22/glivec-generik-murah-tapi-berbahaya/

      Bahkan sempat jadi kontroversi temen2 GIST/CML di FB (Forum Elgeka)… karena ada yang bilang bahwa program subsidi bisa dicabut apabila diketahui banyak pasien yang menggunakan obat generiknya (?)

      Semua kembali kepada masing2 pasien, kalau sudah mendapat yang subsidi sehingga bisa mendapatkannya secara murah menurut saya tetap saja dengan program subsidinya. Lain halnya bila harus membeli dengan harga non-subsidi, akan sangat berat… hanya saja di Indonesia setahu saya tidak dijual resmi, tapi rasanya pernah ada pasien CML yang mendapatkannya dari saudaranya yang pergi ke India…

      Salam

      Reply
  3. Emilia

    Salam kenal Pak Anto, semoga Bapak dalam kondisi sehat terus ya Pak. Saya saat ini sedang mencari RS untuk melakukan PET Scan di Jakarta. Sejauh ini saya melihat ada 3 RS yaitu RS Gading Pluit, Dharmais dan MRCC Siloam. Setelah dicek, harga di RS Dharmais paling bersahabat ya Pak. Bagaimana dengan kualitas hasil PET Scan-nya ya, apakah Bapak punya pengalaman dengan Rumah Sakit lainnya Pak Anto?
    Karena kalau dilihat mesin-mesin Gading Pluit dan MRCC meskipun lebih mahal, tapi boleh dibilang agak kuno dibandingkan dengan yang di Singapura, dan katanya semakin baru mesinnya seharusnya ketajamannya makin baik dan tingkat radiasinya makin rendah. Pelayanan di Dharmais sendiri apakah positif Pak, sejauh pengalaman Bapak? Terima kasih banyak ya Pak Anto

    Reply
    1. antopurwanto Post author

      Salam kenal juga.

      Berdasarkan pengalaman saya, hasil PET Scan itu sangat dipengaruhi oleh keahlian dokter radiologi dalam menterjemahkan gambar yang ada. Masing2 dokter bisa memberikan interpretasi yang berbeda dalam kasus tertentu. Tentunya dokter yang teliti dan berpengalaman akan bisa memberikan interpretasi yang lebih…

      Pengalaman saya hanya PET Scan di RS Dharmais saja. Pelayanannya cukup baik.

      Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s