Glivec generik

Murah tapi berbahaya ?

Rupanya saya sudah absen menulis selama 4 bulan, antara lain karena kegiatan di kantor yang sudah mulai meningkat seiring dengan perbaikan kondisi tubuh. Posting kali ini saya ambil dari forum Elgeka (Komunitas Leukemia CML dan GIST) di Group Facebook.

Sekedar sharing informasi, walaupun sebagian besar member Elgeka mungkin sudah mengetahuinya. Beberapa perusahaan sudah membuat Glivec generik (dengan merek yang berbeda, al. Veenat, CIPLA, Imatib, dll) yang lokasi pembuatannya di India, Argentina bahkan ada yang di Amerika juga. Walaupun obat2 tersebut dikatakan memiliki komposisi yang sama dengan Glivec/Imatinib, namun FDA (Food and Drug Administration di Amerika) belum memberikan persetujuan, dan tidak akan memberikannya sebelum hak paten Glivec selesai di 2015. Yang menarik adalah harganya yang bisa jauh lebih murah dari Glivec.

Tapi dibalik harganya, ada hal2 yang perlu diperhatikan (referensi GIST Support International) :

1. Kegagalam Glivec generik (case, oleh Goubran HA. Professor of Medicine and Clinical Haematology, Cairo University Maadi, Mesir).

Seorang pasien CML (36th), pria, sebelumnya dia sudah mendapat Glivec dengan dosis 400 mg/hari, memiliki BCR-ABL negatif. Setelah 3 bulan mencoba Imatib, BCR-ABL menjadi positif. Status BCR-ABL kembali menjadi negative dan ada perbaikan parameter hematologic setelah pasien kembali menggunakan Glivec dengan dosisi 600 mg/hari. Jadi, mengganti Glivec dengan produk “copy” dapat dengan cepat menghilangkan respon yang sudah stabil dan risiko perkembangan fase akselerasi/blast crisis.

2. Komponen keduanya sedikit berbeda. Glivec dapat mengkristal di larutan dengan bentuk yg berbeda, yang satu seperti jarum dan lainnya seperti kotak. Novartis menjual Glivec dalam bentuk “beta”, yang secara “thermodynamic” lebih stabil. CIPLA dan generik lainnya menjual produk dalam bentuk “alpha”.

Informasi tambahan, Info dari US Patent & Trademark Office, Glivec patent-nya habis May 2013 namun di-extend sd Jan.2015. Menurut info, extension tersebut didapatkan karena Glivec termasuk “orphan-drug”, obat untuk penyakit yang tergolong langka…

4 thoughts on “Glivec generik

    1. antopurwanto Post author

      Tergantung, jika ada importir yang mau mendatangkan obat tersebut, karena volume nya tidak sebanyak untuk penyakit lainnya sehingga pasti ada hitung2an untung ruginya🙂 Harapannya sih bisa ada yang mengimportnya ke Indonesia, dan harganya terjangkau…

      Reply
  1. Cah Bunton Baledesa

    salam,
    anak saya mendrita leukimia ALL/LLA apakah bisa minum glevic??
    jadi gak usah di kemotrapy?
    apa bedanya yg generic sama yg paten?
    apa kah ada pengaruh dengan anak berumur 3 th,
    karna dari semua dokter yg menangani anak saya tdk pernah ada yg menyarankan pake obat ini,hanya di kemotrapi aja,
    tks untuk infonya.
    sami jakarta 0811985778

    Reply
    1. antopurwanto Post author

      Setahu saya ALL tidak termasuk kasus yang menjadi target dari Glivec, namun demikian ada baiknya dikonsultasikan kembali dengan dokter onkologi yang menanganinya. Memang berdasarkan literatur yang saya ketahui penanganan ALL umumnya adalah kemoterapi dan radioterapi… Namun untuk anak2 saat ini tidak disarankan radioterapi karena kemungkinan efek sampingnya.
      Semoga ananda tercinta dapat lekas sehat dan pulih kembali.

      Salam

      Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s