Hernia pasca operasi

Incisional Hernia

Setelah mengalami pembedahan pada perut (abdomen) biasanya diperlukan waktu yang cukup (lama) agar jaringan2 yang telah ter-iris pisau bedah kembali menyatu, merapat sampai kuat. Termasuk pula jaringan otot perut (itu lho…, yang bisa membentuk perut bagus alias “six pack”…).
.

.
Apabila dinding perut di sekitar area pembedahan masih lemah, belum menempel dengan kuat, dapat terjadi jaringan atau organ tubuh (mis. usus) yang ada di dalam perut/abdomen menyembul keluar melalui dinding perut yang lemah tersebut (disebut juga incisional hernia).

Incisional hernia terjadi pada orang2 yang telah mengalami pembedahan perut.

Peningkatan berat badan secara cepat, aktivitas fisik yang membuat tekanan/tarikan pada (otot) perut, kehamilan, mengejan karena sembelit, muntah2 berat, batuk, dapat menyebabkan dinding perut bekas operasi menegang. Selanjutnya, karena dinding tersebut masih belum kuat, rapat seperti semula, terjadilah hernia.

Gejala / symptom

Incisional hernia menyebabkan sembulan atau tonjolan di area perut.

Bisa jadi tidak terasa sakit, ngilu, tetapi sembulan tersebut “empuk” dan terasa tidak nyaman saat pasien melakukan aktivitas fisik yang menarik/menekan otot perut, seperti mengangkat barang atau batuk. Sembulan tersebut bisa menghilang ketika pasien berbaring, tampak jelas bila sedang berdiri. Bila sembulan tersebut bisa ditekan dan tidak muncul lagi, disebut reducible hernia. Tapi kalau tidak bisa, artinya ada jaringan atau organ tubuh yang terjebak, terjepit. Gejalanya, terasa sakit, ngilu, mual2, muntah, sembelit, dan sembulan tidak menghilang ketika berbaring. Ketika organ tubuh tadi terjepit, aliran darah ke sana bisa terhenti, sehingga ada jaringan yang mati. Kondisi ini disebut strangulated hernia. Incisional hernia dapat membesar seiring dengan berjalannya waktu.

Untuk mendiagnosa incisional hernia, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik, dia akan melihat sembulan tadi dan meminta pasien untuk batuk, berdehem. Batuk dapat menyebabkan sembulan hernia keluar membesar.

Penanganan

Penderita incisional hernia dapat menggunakan sabuk khusus untuk menjaga dan mencegah hernia menyembul. Mereka harus menghindari aktivitas yang menekan/menarik otot2 di sekitar perut. Kebanyakan pasien akan memilih untuk dibedah ulang, menghilangkan hernia dan mencegah kemungkinan terjadinya strangulated hernia.

Prosedur operasinya meliputi pengembalian organ tubuh ke dalam perut, dan memperbaiki dinding perut sehingga tidak ada yang dapat menyembul lagi. Bedah hernia, disebut juga herniorrhaphy, bisa merupakan pembedahan yang besar dan memakan waktu yang lama.

Namun demikian, banyak penanganan hernia yang saat ini dapat dilakukan melalui bedah laparoscopic. Dalam hal ini dokter bedah menggunakan peralatan khusus yaitu laparoscope, yang dimasukkan ke dalam perut melalui irisan kecil. Laparoscope menyerupai video camera mungil yang memberi gambaran jelas bagi dokter bedah pandangan di dalam perut. Irisan kecil lain dibuat untuk memasukkan instrumen bedah yang digunakan untuk memasukkan organ tubuh kembali ke dalam perut dan mereparasi dinding perut. Dokter bedah dapat melakukan prosedur yang disebut hernioplasty, untuk memperkuat dinding perut menggunakan bahan sintetis.

Bagi yang ingin serius memperdalam pengetahuan, bisa juga melihat video operasi penanganan hernia (lihat video).

Video ini menggambarkan operasi untuk recurrent hernia, agak ngeri, buat yang ngga kuat agar hati2…

Organ tubuh yang telah terjepit dan strangulated hernia membutuhkan pembedahan segera. Dan untuk pembedahan besar, bedah Laparoscopic tidak direkomendasikan.

Tips bagi pasien pasca bedah perut

Pasien dapat mengurangi risiko incisional hernia dengan diet yang mengandung banyak serat, minum banyak air untuk mencegah sembelit, menjaga berat badan, menghindari rokok (biar ngga batuk) dan sebisa mungkin tidak kena batuk yang parah, juga hati2 kalau bersin. Hati2 pula bila mengangkat beban:

Bila perlu gunakan support penunjang perut (itu lho, seperti yang biasa dipakai atlit)…

Tidak mudah memang bagi para pasien yang telah mengalami operasi besar, butuh waktu untuk pemulihan fisik dan kesabaran untuk pemulihan mental …

About these ads

118 thoughts on “Hernia pasca operasi

  1. Ahmad

    Aslmkm wr.wb
    Mas Anto, seminggu kemarin saya operasi hernia. Berapa hari setelah operasi boleh naik motor, perlukah pakai stagen atau celana hernia? Karena tempat kerja jauh. Saya 35th, berapa hari harus rehat total? Syukron

    Reply
    1. antopurwanto Post author

      wa alaikum salam wr.wb.

      Sebaiknya konsultasi dengan dokter yang melakukan operasi untuk mendapatkan informasi lebih rinci, karena beliau yang lebih mengetahui kondisi luka operasi dan jahitannya serta kondisi fisik pasien secara keseluruhan. Namun demikian, istirahat 2 minggu biasanya sudah cukup dan bisa mulai bekerja lagi, hanya saja jangan terlalu berat dulu menggunakan otot2nya apalagi pada otot2 sekitar tempat bekas operasi.

      Untuk mengendarai motor, saya kurang tahu persis. Rasanya sih tidak terlalu menggunakan otot-otot (kecuali moge yang berat), jadi risiko karena tarikan otot tidak begitu banyak, tetapi ada getaran/goncangan. Sebaiknya diskusi juga dengan dokternya.

      Salam.

      Reply
  2. Pingback: Celana Khusus Hernia Bayi - Tips Baju Bayi

  3. febri hermawan

    Dear’ mas antopurwanto.
    Asslmkum.
    Terima kasih banyak untuk penjelasannya menambah pengetahuan saya tentang hernia.
    3 hari yg lalu 26 februari 2015 saya hbs menjalani operasi hernia sebelah kanan bawah. setelah saya membaca semua artikel maupun tanya jawab semua temen2 di atas sangat bermanfaat utk pengetahuan saya pasca operasi. Bagi teman2 yg mengalami hernia jangan takut utk menjalani operasi, prosesnya tidak sakit. mencegah lebih dini lebih baik dari pada terlambat’
    Terima kasih.

    febri hermawan.
    bagi t

    Reply
  4. ella

    ass.sore pak
    saya mau nanya..
    Anak sy laki2 skrg usianya1 thn 2 bln, dari lahir testis sblah kirinya gak turun ke skrotum,apakah itu trmasuk hernia? dokter sarankan utk operasi, apakah aman mnjalani operasi, diusia ank 1 thn? trus apa yg trjadi pasca operasi, secara anak di umurnya sgitu msh aktif bergerak dan berjalan,

    Reply
  5. olo war

    Mlm dok,
    Dua bln yang lalu aq di op. Tp rasa sakit masih terasa di bawah bekas luka op, tepatnya di bagian bawah yang sobek e buah pelir,,, bagaimana cara menanganinya dok????
    Makasih sebelumnya.

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s