Mau Langsing ? (1)

.
Untuk sebagian orang, kelebihan berat badan dan kegemukan merupakan hal yang menjadi masalah besar. Ukuran tubuh di atas rata2, penampilan jadi kurang menarik, risiko terkena penyakit jadi meningkat, aktivitas menjadi terbatas, yang semuanya akan berakhir dengan ketidaknyamanan…

Banyak cara untuk mengurangi kelebihan berat badan dan kegemukan. Mulai dari diet sabu2 (sayur dan buah2an), olahraga intensif, program fitness sampai dengan operasi.

Operasi? Ya, walaupun kedengarannya agak ngeri, operasi merupakan salah satu cara yang banyak ditempuh untuk menjadi langsing (terutama di negara2 maju).

Bagaimana proses operasinya? Saya akan menceritakan 4 jenis operasi, namun sebelumnya perlu dijelaskan terlebih dahulu mengenai Proses Pencernaan.


Proses pencernaan dimulai dalam mulut, ketika kita mengunyah dan air liur (saliva) mulai memproses, mengurai makanan. Pencernaan dilanjutkan dalam lambung, dimana makanan diubah menjadi cairan yang disebut chyme.

Dari lambung, selanjutnya chyme ini akan melalui usus 12 jari, dimana enzym dari pankreas dan hati mengolah dan mencerna makanan. Selanjutnya, zat gizi dan vitamin akan diserap di usus halus untuk memasuki pembuluh darah.

ROUX-EN-Y GASTRIC BYPASS

Salah satunya operasi untuk melangsingkan tubuh adalah melalui roux-en-y gastric bypass, suatu jenis operasi yang ternyata mirip2 dengan yang saya alami beberapa waktu yang lalu.

Roux-en-Y gastric bypass (RYGB) adalah prosedur penurunan berat badan yang paling sering dilakukan di Amerika Serikat.

Prosedur

Langkah pertama, pada lambung pasien dibentuk kantong kecil dengan staples (seperti “jepretan” kertas). Tahapan ini membatasi jumlah makanan yang bisa dikonsumsi oleh pasien menjadi hanya sekitar 1 ons saja. Berbeda dengan operasi yang saya alami, dimana bagian besar lambung dipotong/dibuang, pada operasi penurunan berat badan, bagian lambung yang besar tidak dipotong.

Langkah kedua, meliputi pemotongan usus halus pada bagian setelah usus 12 jari. Potongan usus halus disambungkan ke kantong kecil yang baru dibentuk (lihat video) sehingga makanan dari lambung (baru) yang kecil itu langsung menuju usus halus tanpa melalui usus 12 jari (bypass).

Selanjutnya, potongan yang berawal dari usus 12 jari disambungkan ke usus halus pada bagian setelah penyambungan bypass (lihat video), sehingga formasi usus halus membentuk huruf “Y”. Karena bypass usus 12, pencernaan dan penyerapan gizi dan kalori sangat berkurang yang mengakibatkan penurunan berat badan secara signifikan. Saya sendiri sudah mengalami penurunan berat badan sampai 12 kg…

Risiko RYGB

Komplikasi yang dapat ditimbulkan RYGB meliputi “dumping syndrome“, hernia, dan kekurangan nutrisi (disamping risiko karena proses operasi yang termasuk operasi besar). Ternyata komplikasinya pun tidak main2…

Saya yang telah menjalani operasi ini awalnya merasa sangat tidak nyaman, pertama rasa sakit pasca operasi yang berlarut2, kemudian dumping syndrome yang rasanya tidak karuan (perut terasa sangat2 penuh, terasa sangat mendesak di dalam, rasa mau muntah, kadang2 dibarengi rasa sakit, pusing dan diare).

Kalau menurut saya pribadi sih, perlu dipertimbangkan matang2 sebelum menjalani operasi ini untuk menurunkan berat badan, pertama risiko komplikasinya yang tidak main2 serta sifat operasi yang irreversible, alias tidak bisa kembali seperti semula…

Sistem pencernaan yang diberikan oleh Yang Maha Kuasa sudah sangat canggih…

Operasi penurunan berat badan lainnya yaitu LAPAROSCOPIC GASTRIC BANDING akan diposting pada kesempatan berikutnya.

(Bersambung…)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s