Kanker – Jenis2 Terapi

.
Penyakit kanker dapat ditangani melalui berbagai macam cara, tergantung dari jenisnya, bagian tubuh yang diserang, dan tingkat penyebarannya.


Jenis2 kanker dan bagian yang diserang cukup banyak :

    .
    .
    .

  1. Carcinoma, merupakan jenis terbanyak kanker, sekitar 85% kanker termasuk carcinoma. Bermula dari epithelium, yaitu bagian yang menutupi organ dan tubuh (kulit). Jenis yang umum dari kanker payudara, paru2, prostat adalah carcinoma.
  2. Leukaemia dan lymphoma, terjadi pada jaringan dimana sel darah putih dibentuk, i.e. sumsum tulang belakang dan sistem limpa (kelenjar getah bening). Leukaemia dan lymphoma termasuk agak jarang, sekitar 6.5% dari seluruh kanker.
  3. Sarcomas, termasuk kanker yang sangat jarang. Merupakan kanker yang terbentuk pada jaringan pendukung dari tubuh seperti otot, tulang dan lemak. Jumlah tidak sampai 1%.
  4. Selain itu, terdapat juga jenis kanker yang langka seperti tumor otak.

Penanganan dapat diberikan dengan tujuan pengobatan, menjaga atau menghilangkan gejala2nya. Beberapa jenis penanganan yang dapat dilakukan, antara lain :

 
Biological Therapy
Terapi yang menggunakan substansi yang terjadi secara alami pada tubuh pasien untuk menghancurkan sel kanker. Termasuk didalamnya adalah :
.
monoclonal antibodies
.
Antibody digunakan membantu sistem kekebalan tubuh untuk mengenali adanya infeksi dan membuat tubuh kita menangani infeksi tersebut segera. Antibody dapat dibuat dalam laboratorium dan digunakan untuk menangani kanker. Monoclonal antibodies (disebut mono karena berasal dari sebuah sel) bekerja dengan mengenali protein pada permukaan sel kanker dan menguncinya. Cara kerjanya adalah :

  1. memicu sistem kekebalan tubuh untuk menyerang sel kanker dan membuat sel tersebut membunuh dirinya
  2. menempelkan obat kanker atau substansi radioactive pada antibody yang akan menyampaikannya langsung kepada sel kanker tertentu (targeted therapy).

cancer growth inhibitors,

Agar dapat berkembang dan membelah, sel kanker berkomunikasi satu sama lainnya melalui pesan kimiawi. Cancer growth inhibitors (penghambat perkembangan kanker) melakukan intervensi pada proses kimiawi tersebut dan mempengaruh kemampuan kanker untuk berkembang. Beberapa obat2an inhibitor yang dikenal a.l.:

  1. bortezomib|umum dikenal sebagai Velcade® (digunakan melalui infus), saat ini digunakan untuk menangani pasien dengan multiple myeloma serta pasien kanker jenis lainnya (yg belakangan ini sebagai bagian riset).
  2. dasatinib| juga disebut Sprycel ® (obat oral/diminum) yang dapat digunakan bagi pasien chronic myeloid leukaemia (CML), yang tidak dapat dibantu oleh imatinib (Glivec®).  Juga dapat digunakan untuk menangani pasien dewasa penderita Philadelphia chromosome positive (Ph+) acute lymphoblastic leukaemia| (ALL).
  3. erlotinib| dikenal juga dengan nama Tarceva® (obat oral), digunakan untuk menangani pasien non-small cell lung cancer (NSCLC) tingkat lanjut. Dapat juga untuk jenis kanker lain (sebagai bagian riset). Uji coba sedang dalam progress untuk mengetahui efek terbaiknya secara individu atau kombinasi dengan chemotherapy atau radiotherapy.
  4. gefitinib| dikenal pula sebagai Iressa® (obat oral) dapat digunakan pada pasien non-small cell lung cancer| (NSCLC).
  5. imatinib|, umum dikenal sebagai Glivec® (obat oral), suatu obat yang saat ini digunakan untuk pasien chronic myeloid leukaemia (CML) dan gastro-intestinal stromal tumour (GIST) serta pasien kanker jenis lainnya (yg belakangan ini sebagai bagian riset).
  6. lapatinib|, dikenal pula dengan nama Tyverb® (obat oral), terutama digunakan bagi wanita penderita kanker payudara lanjut.
  7. sorafenib| juga disebut Nexavar® (obat oral), untuk menangani pasien kanker ginjal (renal cell carcinoma/RCC), kanker hati (hepatocellular carcinoma/HCC) dan pasien kanker jenis lainnya (yg belakangan ini sebagai bagian riset).
  8. sunitinib| juga dikenal sebagai Sutent® (obat oral) untuk pasien kanker ginjal (RCC) dan pasien GIST yang tidak dapat ditangani dengan menggunakan imatinib (Glivec®).  Sunitinib merupakan tipe obat yang disebut multikinase inhibitor.

Vaksin

Vaksin kanker merupakan suatu jenis penanganan kanker yang baru dan masih dalam tahap awal perkembangan. Saat ini telah tersedia vaksin untuk mencegah virus human papilloma (HPV), virus yang dapat mengakibatkan kanker rahim/cervic.

Para ahli saat ini berupaya mengembangkan vaksin yang dapat merangsang sistem kekebalan tubuh untuk mengenali dan menghancurkan sel kanker.

Gene therapy/terapi genetik.

Beberapa jenis gene therapy telah diujicobakan pada beberapa jenis sel dan diberikan pada sekelompok kecil pasien untuk ujicoba klinis dalam rangka mencari cara baru menangani kanker.

Tubuh manusia terdiri dari jutaan sel.  Di dalam sel terdapat nucleus, yang memiliki 23 pasang kromosom.  Setiap kromosom terdiri dari ribuan gen. Gen sendiri merupakan suatu struktur kimia yang sangat kecil, membawa pesan2 kepada sel untuk bekerja dan gen ini mengatur perkembangan sel. Gen ini akan menentukan seperti apa rupa kita dan bagaimana tubuh kita bekerja, serta mengorganisasi perbaikan dari sel dan jaringan tubuh yang rusak.

Manusia memiliki paling tidak 30,000 gen yang berbeda. Setiap orang memiliki 2 copy dari setiap gen. Satu set copy diwarisi dari ibu dan satu set lainnya dari ayah. Gen2 ini tersusun dari apa yang disebut DNA (deoxyribonucleic acid). DNA mengatur seluruh proses2 di tubuh kita dengan memproduksi protein yang melaksanakan pesan2 sesuai instruksi dari gen.

Ketika gen mengalami kerusakan (mengalami mutasi), mereka akan memproduksi protein yang tidak normal dan menyebabkan penyakit yang dikenal. Dalam hal ini dikenal juga bahwa kanker dapat terjadi karena adanya perubahan pada suatu gen. Dengan gen yang mengalami kerusakan, sel akan membelah diri tanpa terkendali (seharusnya sel membelah diri secara teratur dengan jumlah dan jenis sel sesuai kebutuhan tubuh untuk mengganti sel2 yang rusak).  

Tampaknya hampir semua kanker disebabkan oleh kerusakan gen yang terjadi karena beberapa hal, termasuk merokok, faktor lingkungan atau hal2 lain yang belum diketahui.

Gene therapy dilakukan dengan meletakkan DNA ke dalam sel sehingga sel dapat memproduksi protein tertentu dan protein2 ini akan membantu melawan kanker.  Beberapa cara2 adalah sebagai berikut:

  1. Gen yang dibuat secara khusus dimasukkan ke dalam sel agar lebih sensitif terhadap penanganan seperti chemotherapy .
  2. Gen diberikan kepada sel kanker sehingga memproduksi racun yang membunuh sel tersebut.
  3. Gen diberikan kepada sel kanker agar lebih meningkatkan kekebalannya sehingga akan menyerang sel kanker secara alami melalui sistem kekebalan tubuh.
  4. Mengganti gen yang rusak dengan gen yang baik.
  5. Gen diberikan kepada sel normal sehingga lebih tahan terhadap efek radiotherapy dan chemotherapy. Hal ini untuk menjaga sel2 normal sehingga dosis terapi dapat ditingkatkanMetodanya, gen yang telah dimodifikasi dimasukkan ke dalam tubuh melalui protein atau sel yang disebut vector dan didistribusikan dengan infus atau disuntik melalui pembuluh darah, bisa juga langsung disuntikkan ke tumor.
Hormonal Therapy
Melakukan perubahan hormon yang dapat mempengaruhi sel kanker. Umumnya digunakan pada penanganan kanker payudara dan prostat.
Chemotherapy.
Merupakan terapi yang umum dikenal dengan menggunakan obat anti-kanker (cytotoxic) untuk menghancurkan sel kanker. Terdapat lebih dari 50 obat chemotherapy yang bisa digunakan baik secara masing2 ataupun kombinasi. Jenis obat yang berbeda menimbulkan efek samping yang berbeda dan diberikan melalui cara yang berbeda pula .

  1. Umumnya chemotherapy diberikan melalui infus. Terdapat antara lain 4 jenis cara infus:
  2. Cannula (selang infus), melalui cara ini cairan obat dapat diberikan dari 20 menit sampai beberapa jam.

    Central line, selang infus model seperti ini dapat bertahan selama beberapa bulan sehingga tidak perlu sering2 dipasang jarum infus sebagaimana prosedur Cannula.

    PICC line (peripherally inserted central catheter) – selang infus masuk pembuluh darah melalui lengan sampai di dekat jantung. Sama seperti central line, dapat bertahan selama beberapa bulan.

    Implantable port (portacath), dilakukan dengan menanam selang (catheter) dan bukaannya (port) tepat di bawah kulit di dada atau tangan.

  3. Beberapa obat diberikan dalam bentuk tablets atau capsules (oral chemotherapy).
  4. Obat lainnya disuntikkan ke dalam jaringan otot (intramuscular injection).
  5. Beberapa obat lainnya disuntikkan di bawah permukaan kulit (subcutaneous injection).Obat2 tersebut akan diserap ke dalam darah dan dibawa sehingga sampai kepada sel kanker.
  6. Untuk beberapa jenis kanker, chemotherapy dilakukan dengan menyuntik cairan di sekitar tulang belakang (intrathecal chemotherapy).
  7. Adakalanya chemotherapy dilakukan dengan menyuntikkan kepada bagian tubuh tertentu seperti pelvic cavity atau bladder (intracavity chemotherapy).
  8. Obat yang diberikan melalui kedua cara di atas (5 dan 6) cenderung tetap ditempat sehingga tidak mempengaruhi sel2 tubuh lainnya.

  9. Chemotherapy creams bisa digunakan untuk beberapa jenis kanker kulit; obat ini hanya mempengaruhi daerah yang terkena krim.
  10. Kadangkala, beberapa jenis chemotherapy dapat digunakan bersama, mis. intravenous dan oral chemotherapy.
Radiotherapy
adalah penggunaan sinar dengan energi yang tinggi untuk menghancurkan sel kanker.
Pembedahan/Operasi
dapat diterapkan untuk memastikan suatu diagnosa, mencari tahu tentang suatu kanker, sebagai penanganan untuk mengangkat kanker atau untuk rekonstruksi bagian tubuh.
Lain-lain
penanganan lainnya yang dapat digunakan seperti hyperbaric oxygen therapy, photodynamic therapy (PDT) dan radiofrequency ablation.

Ternyata, banyak sekali jenis dan cara penanganan bagi penderita kanker.

Selama ini memang yang sangat umum diketahui adalah kemoterapi dengan berbagai efek sampingnya…

Dengan perkembangan teknologi kedokteran, peneliti terus mengembangkan upaya penanganan kanker yang efektif dan minim efek sampingnya serta nyaman bagi pasien.

Namun ada satu hal yang kita tidak boleh lupa, bahwa obat yang sebenarnya tentu berasal dari Tuhan Yang Maha Kuasa, tidak ada penyakit yang tidak ada obatnya kecuali penyakit tua…

Oleh karena itu, sembari menjalani terapi medis, pasien perlu mengiringinya dengan doa dan pikiran yang optimis, positif…

Referensi : macmillan.org.uk

One thought on “Kanker – Jenis2 Terapi

  1. Sehat Tanpa Operasi

    Silakan berkunjung ke sehattanpaoperasi.wordpress.com temukan artikel dan konsultasi gratis. Terutama mengenai kanker, bahkan kami siap memberikan pengecekan kanker dan penyakit kronis lainnya secara gratis. Karena ini merupakan prahara terutama bagi perempuan yang 85% berpotensi terkena kanker, jika tidak menemukan solusinya.
    Contact kami di email ID: sehattanpaoperasi@gmail.com

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s