Silaturahmi

Selama saya rawat-inap di rumah sakit dan rawat-jalan di rumah, banyak sekali dukungan dari keluarga, kolega dan teman2. Hal itu sangat berarti bagi saya, terutama saat2 awal mengetahui bahwa penyakit yang saya derita lumayan serius (alias ketika agak shock/down). Ini juga menunjukkan betapa baiknya silaturahmi, terutama bagi penderita sakit (mendapat dukungan moril) dan juga bagi yang mengunjungi (mendapat hikmah agar menjaga kesehatan dan tentunya ada pahala dari Yang Maha Kuasa).

Yang rutin dan sering mengunjungi tentunya adalah keluarga, mulai dari istri, anak, orang-tua, paman-bibi, om-tante, sepupu, keponakan sampai ada saudara2 yang datang dari dari luar-kota (Tangerang, Bogor, Ciawi, Bandung, Garut). Kedatangan mereka sangat memberikan dukungan moril bagi saya… bahkan ada saudara dari Tangerang dan Garut sampai mengajak santri2 anak didiknya (kebetulan beliau2 adalah ustadz) untuk turut mendoakan bagi kesembuhan saya selama beberapa hari berturut2. Salah seorang saudara juga turut mendoakan ketika berkunjung ke tanah suci (nuhun pisan p.Didin). Insya Allah makbul… Sementara itu, seorang paman yang juga dokter spesialis meng-encourage saya untuk mengambil keputusan (saya sempat tidak mau dioperasi, he he…), terima kasih om Ya… Dukungan juga datang dari saudara2 yang tinggal jauh di California, Paris, Enschede dan Peru … Nuhun semuanya …

Teman2 mulai dari teman TK, SD, SMP dan SMA, juga memberikan dukungan melalui kunjungan, telepon, sms, milis, FB, dll… Salah seorang teman rupanya memiliki kakak yang menjadi dokter onkologi di Yayasan Kanker Indonesia (YKI), tentunya saya bisa diskusi dan konsultasi mengenai sakit saya. Teman2 ini membuat saya semangat untuk cepat sembuh biar cepat bisa gabung wisata kuliner bersama lagi… tentunya nanti saya tidak bisa makan banyak, paling2 3-5 suap, selanjutnya ya diisi ngobrol2 … Tapi untuk urusan main dan olahraga bersama tampaknya masih belum bisa dilaksanakan dalam waktu dekat…

Kolega dari kantor, mulai dari teman2 sejawat sampai bapak2 dan ibu2 pimpinan juga berkunjung memberikan support … Tentunya beliau2 akan maklum saya tidak bisa masuk kantor sekian lama sampai suatu saat nanti, insya Allah, bisa bekerja normal lagi… Komentar yang saya ingat adalah, jangan khawatir, kantor sudah berjalan dengan sistem yang baik, bahkan bila pucuk pimpinannya tidak ada pun kantor masih bisa berjalan baik.

Ada juga beberapa pengunjung yang ternyata memiliki pengalaman medis yang dapat menjadi bahan renungan dan meningkatkan semangat, ada beberapa yang sudah menjalani kemoterapi dan sekarang bersih dari kanker, ada beberapa yang pernah diangkat sebagian anggota tubuhnya, dll …

Mengambil hikmah dari kunjungan2 tersebut, saya juga punya keinginan untuk melakukan hal yang sama bila sudah sehat nanti, yaitu mengunjungi saudara, kerabat, kenalan yang sedang sakit atau perlu dikunjungi…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s