Awal kehidupan baru – Belajar 1

Setelah off sebulan, saya bisa menulis kembali…

Dokter merekomendasikan saya mutlak harus dioperasi. Terdapat tumor besar di dalam perut dan di dalam lambung yang sangat besar, yang dapat berakibat fatal kalau tidak diangkat.

Operasi tanggal 17 Mei 2010, dari jam 8.00 s.d 14.00, mengangkat tumor sebesar 14x15x11 cm dari dalam perut dan 3/4 lambung yang terkena tumor… Saya baru siuman keesokan harinya…

Awal kehidupan baru dimulai…

Setelah dioperasi saya ditempatkan di ICU:

Banyak kabel dan selang yang menempel di badan saya: kabel2 pendeteksi detak jantung, tekanan darah, kemudian selang2 alat bantu pernafasan, NGT (selang pembuangan cairan dari lambung melalui hidung), drain (selang untuk mengeluarkan cairan bekas luka operasi di dalam perut melalui lubang di samping perut), kateter (selang air kencing dari kandung kemih), serta 3 selang infus yang masuk melalui pembuluh darah utama di dekat leher/bahu.

Kehidupan baru saya dimulai dengan belajar kembali…

  1. Belajar bernafas. Setelah siuman, Selasa pagi, saya harus belajar bernafas sendiri tanpa bantuan alat, 12-15 kali nafas/menit. Awalnya, saya cuma mampu 2-3 kali/menit. Pagi itu juga saya berhasil bernafas sendiri, alat bantu dicabut, pww, leganya… Paru2 jadi tidak terasa dipompa lagi… Kabel2 monitor juga dicabut, boleh pindah ke ruang rawat biasa…
  2. Belajar minum. Setelah operasi, saya harus puasa, asupan makanan melalui selang infus. Hari Rabu saya belajar minum sedikit2 air putih. Awal2, perut rasanya mulesss dan timbul gas … Hari Kamis alhamdulillah sukses belajar minum air putih, lanjut dengan sirup, teh, kaldu…).
  3. Belajar gerak. Dokter menyarankan latihan gerak (tidur miring kiri/kanan) agar tidak terjadi perlengketan usus, perih juga rasanya di bekas luka operasi.
  4. Belajar makan. Hari Jumat sudah belajar makanan saring (bubur sumsum dkk.).
  5. Belajar pipis. Karena masih pakai kateter, setiap pipis tidak terasa. Latihan pipis dilakukan dengan menutup selang kateter, apabila kandung kemih sudah penuh akan terasa mau pipis…
  6. Belajar berdiri, jalan. Hari Sabtu dokter mencabut sebagian besar selang (NGT, drain, kateter), legaaa… Udah bisa duduk, pelan2 berdiri dan jalan ke kamar mandi.
  7. Belajar makan 2. Sudah mulai boleh makanan lunak, menu di RS PI lumayan oke, tapi tidak bisa banyak, perut sering kembung dan lambung sudah mengecil…

Akhirnya, setelah besi stapler dicabut sebagian, hari Rabu pulang …

8 thoughts on “Awal kehidupan baru – Belajar 1

  1. antopurwanto Post author

    Sekarang saya suka lupa kalau ditanya berapa lama dulu dirawat di rumah sakit, kadang saya jawab 2-3 minggu. Tapi setelah baca lagi artikel ini, jadi inget, saya masuk RS PI hari Jumat 14 Mei dan keluar lagi hari Rabu 26 Mei, jadi 13 hari di RS… Tapi kemudian setelah di rumah sebentar, balik lagi ke RS karena sakit yg luar biasa di bekas operasi (baca posting berikutnya) dan baru keluar hari Minggunya, jadi total 17 hari alias 2,5 minggu🙂

    Reply
  2. gilang ramadhan

    Assalamualaikum Pak Anto,
    Kebetulan ibu saya menderita tumor pankreas, dan baru saja dioperasi minggu lalu, sekarang beliau sedang dirawat di RSCM pemulihan pasca operasi. Ibu saya mengalami sakit luar biasa di bagian lambung setelah mengonsumsi bubur sumsum (latihan memakan makanan lunak). Apakah beliau mengalami kontraksi ? Apakah lambungnya belum siap mencerna makanan lunak ?

    Reply
    1. antopurwanto Post author

      Wa alaikum salam wr.wb.

      Pengalaman saya, memang ada rasa sakit luar biasa di bagian pencernaan (lambung-usus) pada saat mencoba makan setelah beberapa hari puasa dan hanya mendapat asupan cair paska operasi… Saya diberitahu bahwa itu namanya “colic” (“kolik”), jadi seperti kram otot tapi terjadi di otot halus pada organ pencernaan…

      Hal ini biasa terjadi, tapi memang sakit sekali, saya saja sampai tidak kuat dan akhirnya dilarikan ke UGD kemudian diberi obat anti rasa sakit yang sangat kuat dimasukkan dari saluran pembuangan (rectal)… Rasa sakit kemudian mereda dan efeknya saya tertidur. Ketika bangun, sakitnya bisa terasa lagi😦

      Setelah organ pencernaan mulai terbiasa/berlatih maka rasa sakit itu akhirnya hilang (saya di RS sekitar 3 hari). Agar tidak terlalu sakit seingat saya makannya harus sedikit2…

      Semoga ibunda bisa segera pulih kembali.

      Salam sehat

      Reply
      1. gilang ramadhan

        Aamiin.. Terima kasih Pak atas doanya..
        Kalau dilihat dari cerita Bapak, sepertinya proses pemulihan pasca operasinya cukup cepat ya Pak. Kebetulan sudah hampir seminggu Ibu saya dioperasi, namun sepertinya belum ada perkembangan yang signifikan. Sekarang beliau harus kembali puasa karena setiap makan perutnya sakit, begah dan asam lambungnya naik. Selain itu, beliau kerap demam akhir akhir ini. Apakah bapak pernah mngalami demam pasca operasi jg ? Terima kasih sebelumnya.

        Reply
        1. antopurwanto Post author

          Untuk proses pemulihan biasanya seiring dengan usia, semakin lanjut usia maka waktu pemulihannya akan semakin bertambah. Begitu pula dengan kondisi dan metabolisme tubuh (misal : sering/jarang olahraga, ada/tidak penyakit gula atau penyakit lainnya, dll.) dapat mempengaruhi waktu pemulihan.

          Sebenarnya saya baru bisa “benar”2 makan itu setelah beberapa bulan, karena awalnya saya hanya konsumsi bubur saring saja (setelah keluar RS), begitu sudah merasa kuat baru mencoba bubur biasa, demikian seterusnya bertahap kepada nasi yang sangat lembut sd akhirnya bisa makan nasi, sesuai dengan perkembangan. Selain jenis makanan, porsinya juga perlu dikendalikan, awalnya hanya beberapa sendok saja yang bisa masuk, dan ini bisa memakan waktu beberapa minggu/bulan… Karena kondisi tersebut maka tubuh saya waktu itu sangat kurus, perlu tambahan asupan gizi, sehingga dokter memberi makanan pengganti berupa cairan pengganti makanan namanya Peptamen. Bentuknya seperti susu. Dengan minum Peptamen maka saya cukup makan beberapa sendok saja seharinya tetapi gizi dapat dipenuhi.

          Oya, saya mengetahui bahwa tubuh saya perlu mendapat tambahan gizi karena beberapa hari setelah keluar RS saya disarankan dokter untuk periksa/kontrol dengan dokter ahli gizi di RS. Dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa tubuh saya mengalami kekurangan gizi karena asupan yang sangat sedikit (secara fisik sangat kurus dan berat badan turun lebih dari 10kg dari saat normal).

          Selain itu, saya pernah mengalami demam pasca operasi disertai rasa nyeri pada lokasi yang dibedah, itu terjadi saat operasi di 2001, kalau tidak salah 3 minggu setelah keluar dari RS atau lebih dari sebulan pasca operasi. Karena tidak tahan dengan nyerinya saya kontrol ke dokter bedah. Rupanya demam dan nyeri yang saya alami diakibatkan oleh infeksi pada bekas operasi, infeksi di bagian dalam… sehingga perlu dilakukan tindakan dengan membuka kembali jahitan yang sudah mengering dan membiarkan sedikit lubang agar abses (nanah) yang sudah menumpuk bisa dikeluarkan…

          Apabila ada demam maka pasien perlu segera konsultasi dengan dokter yang menanganinya agar dapat segera dilakukan diagnosa dan tindakan yang tepat. Selain itu, apabila sudah keluar dari RS (rawat jalan) tampaknya perlu juga konsultasi dengan dokter ahli gizi.

          Demikian semoga bermanfaat.
          Salam.

          Reply
  3. gilang ramadhan

    Terima kasih Pak Anto atas jawaban2nya, infonya sangat membantu. Ternyata demam ibu saya diakibatkan oleh infeksi bekas operasi dan diberi lubang juga agar nanah dpt keluar, skrg beliau sedang belajar berdiri dan jalan, namun jika bergerak banyak, nanah yg keluar pun banyak, apakah tidak apa apa ? Oh iya, apakah bapak mempunyai pin bb atau socmed yg aktif ? Rasa rasanya saya ingin bertanya banyak mengenai pengalaman bapak, guna mencari info ttg pengobatam ibu saya kedepannya. Terima kasih sebelumnya.🙂

    Reply
    1. antopurwanto Post author

      Setahu saya, semakin banyak keluar semakin bagus agar bisa cepat bersih dan kering kembali. Pengalaman saya, keluarnya paling banyak waktu sujud…

      Silahkan bisa BBM dgn PIN 75c8a1f2.

      Reply
      1. gilang ramadhan

        ohh begitu Pak, soalnya Ibu saya agak ngeri melihat nanah yg keluar, jadi suka malas untuk latihan berjalan.. Saya sudah add pin Bapak, maaf ya kalau nanti saya banyak bertanya hehe.. Terima kasih🙂

        Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s