RS Kanker Dharmais

Agustus 2, 2010

 

Setelah satu bulan target-therapy dengan Glivec, saya harus kontrol lagi ke dokter onkologi. Dokter ingin melihat perkembangan paska terapi dengan melihat hasil pemeriksaan darah.  Saya rasa ini untuk mengetahui efek samping terhadap pasien.
Baca entri selengkapnya »


Efek Samping – Glivec® (2)

Juni 17, 2010

Tiga hari yang lalu, Senin 14 Juni 2010 saya menjalani pemeriksaan CT Scan dan darah lengkap di RS PI sebelum mulai terapi Glivec, seperti yang diminta oleh dokter onkologi. Beliau akan melihat perbandingan hasil pemeriksaan sebelum dan sesudah terapi Glivec, Baca entri selengkapnya »


Indeks Masa Tubuh

Juni 17, 2010

 

 

Selasa, 15 Juni 2010, saya mengunjungi seorang dokter spesialis gizi sesuai dengan anjuran dari dokter onkologi. Hal ini diperlukan mengingat kondisi pencernaan saya yang sudah tidak normal lagi serta adanya kebutuhan untuk pemulihan dan terapi…

Baca entri selengkapnya »


Silaturahmi

Juni 8, 2010

Selama saya rawat-inap di rumah sakit dan rawat-jalan di rumah, banyak sekali dukungan dari keluarga, kolega dan teman2. Hal itu sangat berarti bagi saya, terutama saat2 awal mengetahui bahwa penyakit yang saya derita lumayan serius (alias ketika agak shock/down). Ini juga menunjukkan betapa baiknya silaturahmi, terutama bagi penderita sakit (mendapat dukungan moril) dan juga bagi yang mengunjungi (mendapat hikmah agar menjaga kesehatan dan tentunya ada pahala dari Yang Maha Kuasa).

Baca entri selengkapnya »


Terapi GIST – Mahal

Juni 7, 2010

Dokter onkologi saya memberitahu bahwa obat utama GIST adalah pisau (alias dioperasi). Dengan pisau, 96% GIST sudah teratasi (alhamdulillah dalam kasus saya GIST masih operable), untuk sisa 4%nya dilakukan pengobatan dengan obat buatan Novartis

(dari Switzerland) yang namanya Glivec. Cara kerja Glivec adalah dengan mengikat lokasi kegiatan enzyme tyrosine kinase dan menghentikan aktivitasnya. Obat tersebut sangat mahal (dosis 400mg sehari seharga USD110-130 yang harus diminum setiap hari …) kalau di Indonesia sekitar Rp1 juta sehari… Untuk kasus GIST yang inoperable, Glivec harus diminum seumur hidup… agar GIST tidak berkembang, syukur2 bisa mengecil/menghilang. Dalam kasus saya, dokter merekomendasikan Glivec selama 8 bulan, insya Allah bisa bersih total…

Baca entri selengkapnya »


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.