Kondisi 6 bulan terapi

Pemeriksaan 6 bulan Glivec

Tidak terasa, sudah 6 bulan saya menjalani terapi Glivec. Seperti biasanya, dokter meminta saya untuk periksa darah setiap bulannya.

Namun, untuk kondisi bulan November 2010 saya tidak melakukan cek darah karena dokter melihat kondisi yang membaik pada bulan Oktober 2010, sehingga pemeriksaan dilakukan 2 bulan sekali.

Khusus bulan VI, pemeriksaan dilakukan secara detil, lebih detil dari pemeriksaan di bulan IV. Beberapa parameter tidak bisa diperiksa di laboratorium biasa. Bahkan Prodia Pondok Indah yang sudah cukup lengkap pemeriksaannya (lebih lengkap dari RS dan poliklinik langganan saya) juga tidak memiliki peralatannya. Akhirnya saya ke Prodia Pusat di Jl.Kramat Raya, Jakarta, yang memiliki fasilitas lebih lengkap.

Parameter pemeriksaan darah

Pada waktu pemeriksaan di bulan IV (Oktober lalu) ada 3 tambahan item pemeriksaan (retikulosit, ferritin dan gambaran darah tepi), di samping parameter Hematologi rutin. Kali ini banyak lagi tambahan2nya, antara lain :

  1. D-Dimer

    D-dimer atau fragmen D-dimer adalah suatu jenis uji sampel darah di laboratorium yang bertujuan untuk membantu melakukan diagnosis penyakit dan kondisi yang menyebabkan hiperkoagulabilitas: suatu kecenderungan darah untuk membeku melebihi ukuran normal. Salah satu kondisi yang umum ditemukan adalah pada trombosis vena dalam (DVT, deep vein thrombosis) yang berhubungan dengan pembekuan darah di dalam pembuluh darah balik (vena) di dalam tubuh terutama di kaki yang menyebabkan penyumbatan alirah darah di kaki sehingga menimbulkan nyeri dan kerusakan jaringan. Hal ini juga dapat menimbulkan gumpalan kecil yang terpecah dan berjalan mengikuti aliran darah menuju bagian lain di tubuh sehingga dapat menimbulkan embolisme paru (bekuan darah di paru-paru).

    Kebanyakan bekuan darah terjadi di pembuluh vena, tetapi pembekuan juga terjadi pada arteri pembawa oksigen. Jika bekuan darah menyumbat aliran darah ke organ-organ vital seperti ginjal, otak atau jantung, dapat menyebabkan kerusakan yang tidak bisa disembuhkan dan dapat menyebabkan gagalnya organ tersebut. Uji D-dimer biasanya dipakai untuk memonitor dan menjaga agar tingkat pembekuan darah tidak meningkat.

    Uji D-Dimer juga dipakai untuk membantu melakukan diagnosis DIC (Disseminated Intravascular Coagulation), kondisi akut yang kompleks yang dapat timbul dari berbagai situasi seperti beberapa prosedur pembedahan, gigitan ular berbisa, penyakit hati dan kondisi setelah melahirkan. Dengan DIC, faktor-faktor pembekuan darah diaktifkan secara serempak di sekujur tubuh. Hal ini menyebabkan pembekuan darah di bagian tubuh yang dapat beresiko pendarahan berlebihan.

    Kebanyakan hasil uji laboratorium menyatakan nilai 0-300 ng/ml sebagai rentang nilai normal. Nilai di atas 250, 300 atau 500 ng/ml (berbeda tergantung alat uji) dinyatakan sebagai positif.

    Alhamdulillah hasil pemeriksaan D-Dimer saya masih dalam batas “normal” yaitu 192 ng/ml.

  2. SGPT

    Merupakan kelanjutan dari pemeriksaan sebelumnya (September 2010) dengan nilai parameter 45 U/L indikasi high, dan kali ini hasilnya berada dalam rentang normal di bawah 33 U/L. Indikasi bahwa fungsi hati saya normal/baik.

  3. Urea N

    Tes urea nitrogen mengukur jumlah nitrogen dalam darah dalam bentuk urea yang merupakan indikator fungsi ginjal. Urea dikeluarkan oleh hati dan dibersihkan dari darah melalui ginjal.

    Hati memproduksi urea sebagai produk buangan dari pencernaan protein. Darah orang dewasa yang normal mengandung 7 sd 21 mg urea nitrogen per 100 ml (7–21 mg/dL) darah.

    Alhamdulillah hasil tes saya 7 mg/dL

  4. Ureum dan Kreatinin

    Ureum dan kreatinin merupakan senyawa kimia yang menandakan fungsi ginjal. Gangguan ginjal yang kronik akan menyebabkan penurunan laju filtrasi glomerulus (fungsi penyaringan ginjal) sehingga ureum, kreatinin, dan asam urat yang seharusnya disaring oleh ginjal untuk kemudian dibuang melalui air seni
    menurun, akibatnya zat-zat tersebut akan meningkat di dalam darah.

    Ureum dan Kreatinin saya dalam batas normal. Ureum 15mg/dL (normal 13-43mg/dL) dan Kreatinin 0,9 mg/dL (normal 0,7 – 1,2mg/dL).

  5. Tes Agregasi Trombosit (TAT)

    Tes ini kadang disebut juga platelet aggregation test untuk mengukur laju dan tingkat penggumpalan darah setelah adanya penambahan zat kimia tertentu yang memicu penggumpalan (aggregation).

    Khusus untuk tes ini, pasien harus puasa 12 jam sebelumnya.

    Hasilnya, saya masuk kategori Hypoaggregation atau laju/tingkat penggumpalannya rendah. Hal ini perlu diwaspadai jika terlalu rendah karena bisa mengakibatkan pendarahan. Sebaliknya, jika terjadi Hyperaggregation, juga tidak baik, bisa mengakibatkan penggumpalan darah yang dapat menyumbat pembuluh darah…

Membaik walau masih rendah

Sebagaimana diagnosa dokter, hasil cek darah bulan VI menunjukkan perbaikan yang cukup signifikan :) walaupun secara umum masih di bawah batas minimum (ditandai dengan garis merah). Berikut ini adalah grafik2 nya:

Terlihat dari grafik bahwa semua parameter masih berada di bawah garis merah, batas minimum… Namun tetap bersyukur karena sudah ada perbaikan. Untuk mendapatkan perbaikan tsb, dokter memberi beberapa suplemen seperti Maltofer 100mg Fe (menambah zat besi untuk meningkatkan Hb – sel darah merah) dan Pharmaton Formula (multivitamin dan mineral plus ginseng G115).

Selain itu, untuk meningkatkan daya tahan tubuh yang agak rentan karena leukosit yang rendah, saya mendapatkan Imboost Force (tidak diminum setiap hari).

Semua suplemen tsb dosisnya 1 tablet/kapsul sehari.

Hasilnya, alhamdulillah …

Contohnya, kemarin ini ada pelatihan dari kantor dengan mengambil tempat di Bogor selama 2 hari (Kamis – Jumat). Awalnya saya ragu untuk ikut karena kondisi fisik yang belum pulih, namun atas dorongan para rekan dan kolega saya beranikan diri untuk ikut. Ternyata saya dapat mengikutinya, walaupun tidak bisa 100% karena harus sering break ke luar ruangan (padahal waktu pelatihan hanya dari jam 8 pagi sd 5.30 sore). Selain itu badan juga terasa pegal2 dan letih pada hari Sabtu sd Minggu. Namun dengan mencoba mengikuti pelatihan tersebut, saya merasa lebih “PD” ternyata kondisi fisik saya sudah agak lumayan… Tapi untuk lokasi yang lebih jauh lagi saya masih pikir2 dulu…

Obat seumur hidup

Ada satu hal lagi sebenarnya yang membuat saya agak terhenyak, dokter memberitahu bahwa Glivec diminum seumur hidup (?)… Padalah di awal terapi saya mendapat informasi bahwa obat tsb hanya untuk 8 bulan dan bisa dihentikan jika kondisi sudah baik. Ternyata menurut dokter, jangka waktu 8 bulan tsb lebih karena masalah keuangan, harga obatnya kan sangat sangat muahal… Tapi sekarang kan di cover oleh institusi tempat saya bekerja, sehingga perlu dilanjutkan. Bahkan kalau sudah tidak di cover bisa dialihkan ke program NOA.

Kenapa begitu? menurut dokter, badan penderita kanker ibarat rumah yang bisa dimasuki maling. Pemberian obat jenis target therapy atau cancer growth inhibitor seperti memasang kunci gembok. Jadi kalau obat dihentikan analogi dengan membuka kunci gembok tadi… :(

He he he…
Berarti memang kalau sudah seperti ini tidak bisa normal 100% yah… Tapi saya juga sadar sih, dengan semakin bertambah usia, fisik juga tidak akan 100% fit lagi. Jadi ini malahan seperti alarm untuk siap2, menambah bekal untuk kehidupan selanjutnya :) Bersyukur juga telah diingatkan oleh Yang Maha Kuasa.

Nah, berarti sekarang saya perlu kembali menata semangat dan strategi untuk tetap bisa berkontribusi bagi kebaikan dan beramal baik…

About these ads

19 thoughts on “Kondisi 6 bulan terapi

  1. ocekojiro

    Hai…
    Selamat ya atas membaiknya kondisi anda.
    Btw berapa biaya pemeriksaan D-Dimer saja, atau sekalian dg Hematologi lengkapnya?
    Sy ada arahan ke sana karena LED terlalu tinggi.
    Trims.

    Reply
    1. antopurwanto Post author

      Terima kasih…

      Pemeriksaan 6 bulan terapi, kemarin itu biayanya paling mahal dibandingkan biaya pemeriksaan bulan2 sebelumnya karena dokter ingin pemeriksaan darah lengkap.

      Pemeriksaan meliputi Hematologi Rutin (Hb, Hematokrit, Eritrosit, Leukosit, dkk); Hitung Jenis Leukosit, LED, Retikulosit, Agregasi Trombosit, D Dimer, Ferritin, dan Kimia darah (SGOT, SGPT, Urea N, Ureum, Kreatinin) dan gambaran darah tepi.

      Biayanya total sekitar Rp1 jt (dpt diskon sedikit jadi Rp984rb), untungnya di-cover skema asuransi kesehatan tempat saya bekerja. Dari jumlah tersebut, D Dimer yg paling mahal yaitu Rp400rb.

      Itu adalah tarif di Prodia, saya tidak tahu untuk laboratorium lainnya… bisa jadi lebih murah (atau lebih mahal)…

      Salam sehat…

      Reply
  2. Titah

    Waah.. walaupun gratis atau dicover asuransi, kalau bisa jangan konsumsi Glivec seumur hidup deh. Mending diganti herbal yang alami saja, yang Tuhan ciptakan dengan komposisi lengkap-sempurna sehingga aman dan baik kita konsumsi… Semoga makin sehat, Mas Anto!

    Reply
    1. antopurwanto Post author

      ACA (Anti Cardiolipin Antibody) merupakan protein yang ditemukan pada sindrom ACA/sindrom APS di mana terdapat protein dalam darah yang menghambat cardiolipin sehingga darah menjadi mudah membeku. Hal ini dapat menyebabkan keguguran (buat ibu2 hamil).

      Rujukan nilai pemeriksaan ACA biasanya adalah:
      ACA IgG
      Indeterminate : 15 – 20
      Low to Medium Positive : 20 – 80
      High Positive : > 80

      Secara normal ACA dapat ada dalam tubuh kita namun berbahaya jika berada dalam jumlah tidak normal.

      Melihat hasil ACA LgG dalam rentang 15-20 (pembulatan) tampaknya dokter ini melakukan uji D-dimer atau fragmen D-dimer untuk membantu melakukan diagnosis penyakit dan kondisi yang menyebabkan hiperkoagulabilitas: suatu kecenderungan darah untuk membeku melebihi ukuran normal. Tentunya dari hasil uji tersebut perlu didiagnosa lagi oleh dokter…

      Mudah2an hasil selanjutnya baik2 saja ya…

      Salam

      Reply
  3. Richard

    Saya iseng2 ngecheck agregasi trombosit utk istri tapi hasilnya hypoagregation yg saya mau tanyakan sebaiknya harus ke dokter spesialis apa?

    terimakasih

    Reply
    1. antopurwanto Post author

      Berdasarkan pengalaman, dokter spesialis penyakit dalam yang berpengalaman juga bisa melakukan diagnosa untuk hal tersebut. Namun ada juga dokter yang memiliki spesialis khusus jantung dan pembuluh darah serta dokter yang mendalami spesialis khusus darah.

      semoga bermanfaat.

      Reply
      1. Jkt

        4 bln yg lalu saya test darah lengkqp dan hasilnya hypoaggregation. Selama 3 bln mengkonsumsi vitamin tp menurut dokter yg menangani saya katanya tidak berbahaya. Yg saya mau tanyakan sebenernya hypoaggregation ini perlu pengobatan khusus tidak? Karna bdn saya sering memar-memar biru.. Terima kasih

        Reply
        1. antopurwanto Post author

          Hypoaggregation memang bisa berbahaya pada level tertentu dimana laju untuk membentuk bekuan darah sangat rendah sehingga ada risiko pendarahan. Hal ini bisa dikonsultasikan lebih lanjut dengan dokter. Sewaktu saya sering mengalami pendarahan, biasanya diberi Vitamin K untuk membantu pembekuan… sehingga pendarahan bisa cepat berhenti.

          Hypoaggregation juga bisa diakibatkan efek samping penggunaan obat, misal pengunaan aspirin atau aspilets jangka panjang.

          Dengan demikian, penanganannya tergantung penyebab, perlu ditelusuri dulu baru bisa ditentukan terapinya.

          Reply
  4. dedew

    Mas , saya pernah cek ACA di makmal reprobiomedicine , hasil tesnya IgG nya 10 koma dan IgM 19 koma, tapi di tabel sebelah katanya normalnya 1 koma, saya bingung mendefinisikan sebenarnya Aca saya termasuk tinggi atau masih normal ya ?? mohon pencerahannya

    Reply
    1. antopurwanto Post author

      Dari literatur yang saya baca, angka yang dinilai low to moderate (rendah dan menengah) adalah 20 sampai 80, di atas 80 dinilai tinggi. Sementara kalau 19 itu ada di perbatasan.
      Untuk igG dari 0 sampai 14 dianggap negatif, tidak ada cardiolipin antibodies nya sementara untuk igM yang dianggap negatif dari 0 sampai 12.
      Tapi untuk lebih jelasnya perlu konsultasi dengan dokter karena akan dilihat juga kondisi dan parameter fisik/darah lainnya…
      Semoga bisa membantu
      Salam

      Reply
  5. factor quema grasa

    You should also follow a healthy lifestyle: If you
    make a relatively small change in your whole lifestyle then there will be
    a big impact on the body and your health. I thought this would turn me into a super-lean machine.
    ” If this happens, weight loss will slow down and it will become more and more difficult to maintain a healthy weight.

    Reply
  6. glowing lean system download

    Reacting and responding will keep your body from a plateau.
    Women should take half a serving, and men should take one serving, mixed in the
    recommended amounts of water. Protein is needed daily for lean muscles and they need to be
    taken daily in small amounts.

    Reply
  7. Lina

    Klu hasil pemeriksaan trombosit apa kah diperiksa mas anto?? Lalu diangnosa dokter apa setelah 6bulan pemeriksaa?? Skrg kondisi mas anto gmn ??

    Reply
    1. antopurwanto Post author

      Kontrol rutin 6 bulan paska operasi meliputi tes darah lengkap, tetapi seingat saya trombosit tidak terlalu menjadi perhatian.
      Alhamdulillah hasilnya baik, tidak ada kekambuhan ataupun penyebaran.

      Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s