Pemeriksaan CT Scan

Jumat, 3 September 2010, saya kembali menjalani pemeriksaan CT Scan abdomen untuk mengetahui kondisi jalur pencernaan pasca operasi.

Pemeriksaan CT Scan kali ini merupakan pemeriksaan yang ketiga di RS PI sehubungan dengan operasi gastrectomy pada bulan Mei 2010.

Jadi sekarang saya sudah cukup mengenal prosesnya, suasana di ruangan CT Scan dan juga para petugasnya. Kalau pada awalnya ada perasaan agak “deg2-an”, sekarang sudah tidak lagi…

CT scan (Computerized Axial Tomography, CAT scan) dapat menghasilkan gambaran dari organ tubuh yang tidak bisa dilihat oleh peralatan foto dengan standard x-ray biasa. Sehingga, CT Scan dapat mendeteksi dan mendiagnosa beberapa jenis kelainan dalam tubuh kita (seperti otak, tumor dll.). CT scan tergolong pemeriksaan yang aman


Secara umum, pemeriksaan CT abdomen dilakukan untuk melihat gaster/lambung, liver/hati, gallblader/kantung empedu (khususnya batu empedu), pancreas, usus halus, lesi pada ginjal dan untuk melihat sistem vascular.

Aplikasi lainnya termasuk diagnosa dan mempelajari penyakit jantung, stroke, penyakit vascular, osteoporosis, tulang, sinus, bagian dalam telinga, otak dan pembuluh darahnya, sistem reproduksi dan saluran pencernaan.

CT Scan memiliki kemampuan unik untuk menggambarkan jaringan lunak, tulang dan pembuluh darah. Saat ini termasuk sebagai sarana yang terbaik untuk mempelajari abdomen dan paru.

Proses Pemeriksaan CT Scan:

  1. Persiapan awal – Puasa

    Pagi2, jam 7, saya diminta agar sudah siap oleh petugas radiologi RS PI. Rencananya proses CT Scan dimulai jam 8 pagi. Persiapannya adalah puasa sejak jam 10 malam. Hal ini diperlukan karena pemeriksaan CT Scan untuk bagian abdomen (rongga perut) membutuhkan keadaan saluran pencernaan yang bersih, agar gambarannya dapat tervisualisasi dengan baik.

  2. Persiapan – Minum Cairan Kontras

    Jam 7 pagi, proses pun dimulai, mula2 saya harus meminum segelas besar cairan kontras/barium. Cairan ini warnanya putih kecoklat2an seperti susu. Rasanya agak enek karena agak kental , namun dibanding jaman dulu, sekarang sudah jauh lebih nyaman karena sudah diberi rasa agak manis dan rasa segar jeruk…

    Selain cairan barium/barium-sulfat, cairan kontras bisa juga dari Gastrografin yang merupakan cairan dengan campuran yodium. Rasanya agak kepahit2an.

    Cairan kontras ini digunakan karena dalam pemeriksaan abdomen dibutuhkan adanya pembeda (kontras) pada gambaran struktur organ pencernaan dari gambaran struktur organ lainnya seperti Lymph nodes, massa atau abses pada abdomen.

    Waktu minum kontras tersebut sangat penting untuk memastikan kontras telah tersebar pada sistem saluran cerna. Oleh karena biasanya prosedur minum kontras untuk pemeriksaan CT abdomen atas diatur sbb :

    Minimum 600 ml s/d 750 ml kontras dibagi 3 bagian/gelas.
    – Bagian Pertama : diminum 30 menit sebelum pemeriksaan.
    – Bagian kedua : diminum 15 menit sebelum pemeriksaan.
    – Bagian ketiga : diminum 5 menit sebelum pemeriksaan

    Setelah selesai minum cairan kontras, saya masuk ke ruangan CT Scan.

    Oya, tentunya pernah terbersit juga, apakah cairan kontras aman untuk diminum? Secara umum barium dan gastrografin aman dan pada akhirnya akan keluar melalui saluran pencernaan. Efek sampingnya minor dan hanya sementara seperti sembelit, mungkin saja bisa terjadi.

  3. Persiapan di Ruang CT Scan

    Pertama2 kita harus mengganti baju dengan baju khusus yang menyerupai kimono. Pakaian kita semua dilepas (kecuali pakaian dalam).

    Setelah melepas pakaian, saya menyempatkan diri menimbang badan, wah, sekarang sudah turun lagi jadi 50kg saja… “pak, timbangannya memang agak kurang”… kata petugas CT Scan di RS PI yang memperhatikan saya agak terheran2… rupanya petugas di sana juga dibekali dengan keahlian untuk membuat pasien merasa nyaman.
    Setelah mengenakan kimono, saya berbaring di tempat khusus pada mesin CT Scan.

    Ruangan CT Scan sangat dingin karena suhunya perlu dijaga agar peralatannya dapat bekerja dengan baik. Untuk mengurangi rasa dingin, pasien diberi selimut tebal. Nah, ini bedanya, waktu di RS sebelumnya saya tidak diberi selimut, jadi kebayang kan kalau orang lagi sakit mesti di CT Scan…

    Sebelum dimulai, pasien diminta untuk menandatangani pernyataan telah mengetahui beberapa risiko yang dapat terjadi dalam proses CT Scan, termasuk reaksi pemberian cairan kontras.

  4. Proses Scan Pertama


    .

    Tempat kita berbaring akan bergerak melalui “terowongan” yang sebenarnya adalah “kamera-berputar” untuk melihat foto 3-dimensi dari bagian dalam tubuh kita. Saat kita bergerak melalui terowongan tersebut, harus tahan nafas secara beberapa detik.

    CT scan pertama kali dikembangkan pada tahun 70-an. Awalnya adalah untuk melihat gambaran di kepala. Saat ini prosesnya relatif cepat sehingga pasien dapat merasa lebih nyaman dan resolusi gambarannya pun bisa cukup tinggi.

    CT menggunakan komputer dan peralatan sinar-x yang berputar pada bagian terowongannya. Saat mesin scanner berputar, akan dipotret beberapa profil organ tubuh kita, sekitar 1,000 profil setiap putaran. Masing2 profil dianalisa oleh komputer dan dikompilasi menjadi bentuk gambar 2 dimensi.

  5. Suntikan Cairan Kontras

    Setelah proses CT Scan pertama selesai, saya diberikan suntikan cairan kontras. Ya, selain diminum, cairan kontras juga dapat diberikan melalui suntikan. Cairan kontras melalui suntikan ini diperlukan untuk memperjelas gambaran pembuluh2 darah dan struktur organ2 tubuh seperti otak, tulang belakang, hati dan ginjal. Cairan ini biasanya berupa campuran Yodium, berwarna bening. Kadangkala, injeksi diberikan melalui alat khusus dengan jarum yang halus (seperti pada CT Scan jantung).

    Setelah disuntikkan, cairan ini akan mengalir pada pembuluh darah dan setelah CT Scan selesai, ginjal serta hati akan membersihkan cairan tersebut dari tubuh pasien. Biasanya pasien akan disuruh minum air putih yang banyak agar cairan tersebut bisa segera dibersihkan.

    Selain diminum dan disuntik, cairan kontras dapat juga diberikan melalui dubur (untuk pemeriksaan daerah usus besar) dan melalui hidung/paru2 dengan cara menghirup (inhalation). Inhalation ini tidak umum, menggunakan gas xenon, untuk kasus yang sangat khusus melihat jaringan paru2 atau otak. Teknik ini juga hanya tersedia pada negara/kota tertentu saja di dunia dan benar2 untuk kasus yang langka.

    Suntikan cairan kontras ini telah digunakan bertahun2 tanpa efek samping yang serius. Efek yang paling umum adalah perasaan “hangat” saat cairan disuntikkan, yang diikuti dengan perasaan aneh di mulut dalam beberapa menit saja.

    Efek lainnya yang mungkin timbul adalah gatal2 yang bisa terjadi sampai beberapa jam setelah CT Scan. Reaksi alergi yang tidak umum adalah kesulitan bernafas dan pembengkakan tenggorokan atau organ lainnya. Untuk yang terakhir ini perlu segera ditindaklanjuti secara medis.

  6. Proses Scan Kedua

    Setelah diberikan suntikan cairan kontras, kembali dilakukan scanning seperti proses yang pertama. Total proses yang saya alami ini memakan waktu sekitar 45 menit (sudah rapi ganti baju lagi).

    Setelah selesai, hasil CT Scan akan dianalisa oleh dokter radiologi dan nantinya akan saya konsultasikan dengan dokter onkologi…

CT Scan termasuk proses pemeriksaan yang mahal. Di RS PI, CT Scan abdomen dengan kontras seperti di atas bisa dikenakan biaya sampai di atas 4,5 juta. Bersyukur saya tidak perlu mengeluarkan biaya karena sudah di’cover’ dengan jaminan/asuransi dari tempat saya bekerja.

Khusus bagi pasien kanker GIST, saya mendapat informasi dari sahabat di Himpunan Elgeka (Himpunan penderita leukemia CML dan penderita kanker GIST) bahwa CT Scan di RSCM tidak dikenakan biaya bagi pemegang kartu kuning (Askes – PNS). Selain itu, pasien GIST pemegang kartu Jamkesnas dan Jamkesda juga tidak dikenakan biaya CT Scan di RSU/RSUD (informasi dari sahabat di daerah a.l. Magelang).

Oya, sebagai informasi tambahan, disamping CT Scan, dikenal pula MRI (magnetic resonance imaging), bedanya adalah CT menggunakan sinar-X, sementara itu, MRI menggunakan medan magnetik yang memonitor atom hydrogen yang ada di cairan dalam tubuh kita.

Selain CT Scan dan MRI, dikenal pula Positron Emission Tomography (PET) Scan yang dikenal untuk melihat metastase atau penyebaran kanker. PET Scan ini jauh lebih mahal lagi biayanya, bisa mencapai lebih dari 15 juta. Saat ini yang saya tahu baru ada satu tempat PET Scan di Indonesia yaitu di sebuah RS di daerah Pluit. Biasanya pasien yang melakukan PET Scan pergi ke negara tetangga…

About these ads

82 thoughts on “Pemeriksaan CT Scan

        1. antopurwanto Post author

          Iya, maksudnya CT Scan untuk Abdomen (bagian perut mulai dari bawah diafragma/di bawah paru2, mulai dari sekitar lambung, hati dan pankreas di bagian atas sampai ke bawah di bagian usus besar). Angka sekitar 4,5jt itu waktu saya CT Scan untuk Abdomen plus Pelvis (rongga di bagian bawah Abdomen – sekitar pinggang yang isinya meliputi kandung kemih). Biasanya dokter saya meminta Abdomen plus Pelvis karena sebagian ujung usus besar berada di balik kandung kemih…

          Semoga bisa menjelaskan…

          Reply
    1. Chuby

      suami saya juga dijadwalkan untuk CT Scan abdomen oleh dokter hepatolog nya, karna dari hasil USG abdomen dan hasil cek darah komplit + AFP (Hati) suspect HCC pada hepatitis B kronik, jadi diduga ada benjolan di hatinya, nah utk memastikan apakah benjolan itu tumor jinak/ganas harus menjalani pemeriksaan CT Scan.
      Oia saya sudah check ke beberapa RS utk biaya CT Scan. Di RSCM biaya utk CTscan abdomen atas dg kontras biayanya Rp.4.060.000
      di RSUP Fatmawati Rp.3.700.000
      dan barusan saja saya check di RS Sari Asih ciputat jauh lbh murah hrgnya Rp.2.700.000.

      jadi sepertinya kita akan ke RS Sari Asih yg di ciputat, tapi saya kurang tahu juga sih apakah harganya akan sama dengan RS Sari Asih yg ditempat lain..
      Semoga bermanfaat ya untuk yg mau cari2 info soal biaya pemeriksaan CTscan di jakarta ..

      Reply
  1. my

    pak..kalo untuk ct scan abdomen atas…sebaiknya tanpa kontras atau dengan kontras…karena dokter meminta ayah saya untuk ct scan abdomen atas, beliau menduga ada tumor hati,..usia ayah saya 75 th, dan sangat kurus…
    tq

    Reply
    1. antopurwanto Post author

      Untuk CT Scan biasanya akan lebih jelas kalau dengan cairan kontras. Jenis kontras setahu saya ada 2:

      Yang diminum berbentuk seperti susu atau seperti sirup (lebih enak yang sirup, tidak membuat mual dan kata dokter saya terlihat lebih jelas hasilnya). Cairan ini relatif baru, mungkin belum semua RS punya (di RSPI sudah ada). Efek samping yang saya tahu bisa pusing2 atau diare.

      Yang kedua adalah jenis yang disuntik/diinfus. Efek sampingnya bisa alergi ringan sampai berat. Sebelum dimasukkan cairan kontras ke dalam pembuluh darah umumnya perawat/ahli radiologi akan melakukan uji alergi, kalau pasien menderita alergi maka cairan kontras tidak boleh dimasukkan.

      Pengalaman saya pribadi mendapat kontras baik yang diminum maupun disuntik/infus dan hasilnya lebih jelas dilihat dokter radiologi.

      Semoga bisa membantu.

      Reply
        1. antopurwanto Post author

          Banyak pasien (terutama jika tumornya berukuran kecil) tidak merasakan adanya gejala/kelainan. Untuk tumor yang sudah besar dapat terasa/terlihat dengan tonjolan/benjolan di perut dekat organ tempat tumor tsb. Gejala yang dapat dirasakan termasuk pencernaan yang tidak terasa nyaman, perut terasa kembung, dan bisa terasa nyeri/sakit.

          Pengalaman saya, karena tumornya sudah besar, perut terlihat menonjol di dekat lambung (tumor saya di lambung), dan sering mual serta kembung, sering pula terjadi pendarahan yang terlihat dari BAB yang berwarna hitam bahkan pada kondisi yang parah pernah juga muntah darah. Apabila berlarut, pendarahan dapat berakibat fatal.

          Banyak kasus GISTs yang diketahui tidak secara sengaja, melalui CT Scan, Endoscopy ataupun operasi karena dugaan penyakit lain.

          Di negara maju, seperti Jepang, pemeriksaan endoscopic dilakukan untuk mendeteksi kanker di lambung, sehingga GIST di lambung dapat segera diketahui pada stadium awal.

          Reply
  2. NURMAN

    Kalau boleh tahu kira – kira berapa biayanya ct scan paru, karena saya di suruh oleh dokter saya ct scan paru ? Dan lebih baik pakai kontras apa tidak pakai ? Trima kasih

    Reply
    1. antopurwanto Post author

      Saya sendiri belum pernah melakukan CT Scan paru, namun dugaan saya tidak jauh berbeda dengan CT Scan abdomen yang basic yaitu sekitar 2,5jt di RS tertentu.

      Untuk lebih jelasnya mengenai biaya bisa menghubungi poli radiologi RS tempat CT Scan.

      Untuk kontras, hasilnya akan lebih jelas terlihat dan juga lebih detil/rinci…

      Semoga bermanfaat.

      Reply
    2. antopurwanto Post author

      ternyata di RS Fatmawati perkiraan untuk CT Scan daerah paru/thorax sekitar 1,4jt….kalau dengan kontras bisa lebih jelas gambarnya… nambahnya sekitar 600rb

      Reply
    1. antopurwanto Post author

      Sama sekali ngga sakit, kita cuma tiduran dan nanti tempatnya akan berberak maju-mundur. Hanya saja mungkin terasa seperti digigit semut waktu disuntik dengan obat kontras :)

      Reply
    1. antopurwanto Post author

      Untuk itu saya belum tau biayanya, namun demikian, Jamkesda menanggung juga biaya untuk penunjang medis seperti pemeriksaan laboratorium, Rontgen dan CT Scan, prosesnya hanya tinggal mendapatkan persetujuan dari UPT Jamkesda nya… (bisa cek ke Puskesmas/RSUD ybs)

      Reply
  3. astri

    Kalo sekarang masih berlaku ga ya untuk bebas biaya bagi PNS!!ditentukan golongannya gak?mohon bantuannya..dokte menganjurkan ayah saya untuk ct scan di rscm,,,sdngkan ayah saya awalnya ingin menggunakan fasilitas dr tempat beliau bekerja di rs gatot subroto…mohon dibantu,,,jika memang gratis,,,syarat apa saja yg harus saya penuhi

    Reply
  4. silfana

    pak, kira-kira untuk ct scan Otak berapa ya ?
    karna kmren saya kedokter hrs cek ct scan…mohon info nya..

    Reply
    1. antopurwanto Post author

      untuk CT Scan otak saya kurang tahu persis…
      bisa menghubungi RS tempat akan melakukan CT Scan, sebagai perbandingan, untuk abdomen (rongga perut) dan pelvis bisa mencapai 4-5jt, tapi semuanya kembali lagi bergantung pada RS masing2

      Reply
    1. antopurwanto Post author

      Sorry baru balas karena ada kesibukan :)
      20 tahun sudah lama ya. Perlu konsultasi dengan dokter, apakah memang perlu… Menurut saya boleh dicoba untuk mengetahui apa sebenarnya bengkak itu…

      Reply
  5. Putri

    Halo, boleh tolong bantu saya mau CT Scan kepala ada rekomendasi yang termurah dimana ngga ya? Terimakasih

    Reply
    1. antopurwanto Post author

      setahu saya di Fatmawati untuk “scan” otak bisa lebih dari 800ribu, sementara di Fatmawati untuk “scan” kepala bisa lebih dari 1 juta tetapi saya tidak tahu persis cakupannya daerah kepala yang mana saja…

      Reply
  6. watch dogs trailer

    I’m curious to find out what blog system you’re working with?

    I’m experiencing some minor security issues with my latest website and I’d like to find
    something more safe. Do you have any recommendations?

    Reply
  7. a khatib

    tgl 2/9/13 ini saya baru saja ct-scan untuk otak…di rs polri ,kramat jati…menggunakan jamsostek jadi gratis…saya dirujuk dari rsud pasar rebo jaktim…di sana alat nya sedang rusak…adapun harga saat normal nya untuk kepala rp 750 rb. Semoga bermanfaat.

    Reply
    1. antopurwanto Post author

      mas A.Khatib, salam kenal…

      terima kasih atas tambahan informasinya, akan bermanfaat bagi yang tinggal di daerah Jakarta Timur atau yang berencana untuk CT Scan di RS Polri Kramat Jati… maupun bagi yang akan menggunakan fasilitas Jamsostek

      salam sehat

      Reply
  8. Kasimin

    Maaf saya mau nanya CT SCAN untuk daerah kepala (otak) kena biaya berapa ya pak?

    tolong dijawab pertanyaan ku ya penting banget jawaban itu buat saya

    kasimin

    Reply
      1. nonamahda

        Kalo tante saya didiagnosa ada kanker di sekitar mulut rahim, itu harus melakukan ct scan apa ya? Dan yg murah di rs mana dan biayanya berapa? Mohon responnya karena agar dpt dipersiapkan biayanya. Terimakasih

        Reply
        1. antopurwanto Post author

          Sebelum di CT Scan tampaknya perlu konsultasi dengan dokter yang menangani, bisa dengan Spesialis Obs. dan Ginekologi atau dengan dokter Onkologi kalau memang sudah positif. Dalam hal ini bisa diskusi dengan dokter yang memberikan diagnosa CA di mulut rahim, diskusi bagian mana yang perlu di CT Scan.

          Mungkin sebagai pendekatan, rahim itu kan dekat dengan perut bagian bawah (Abdomen Bawah – Pelvis) jadi mungkin CT Scan nya untuk Abdomen-Bawah dan Pelvis…. Sebagai info, di RSCM untuk CT Scan Abdomen-bawah dan Pelvis bisa sekitar 3,4jt.

          Selain itu, perlu juga dilakukan second opinion dengan konsultasi ke dokter lain sehingga hasilnya bisa lebih meyakinkan.
          Mengenai biaya, saran saya apabila memiliki ASKES (buat PNS/TNI/Polri) bisa digunakan dan akan sangat membantu. Kalau ada asuransi bagus juga… Tetapi bila menggunakan dana sendiri, saya tidak punya perbandingan harga2 CT Scan di rumah sakit.
          Salam…

          Reply
  9. Dina Ahmadi

    Mama saya melakukan CT scan sebulan yg lalu dan hasilnya semua normal. tapi pada lambung dan usus tdk tercantum keterangannya pd hasil CT scan tsb. yg mau saya tanyakan apakah CT scan dapat mendeteksi keadaan lambung dan usus juga?

    Reply
    1. antopurwanto Post author

      Tergantung lokasi CT scan, kalo yang di CT scan bagian pelvis (perut bawah dan rongga pinggul) maka lambung dan usus tidak kelihatan.

      Tapi kalo lokasi yang di CT scan bagian abdomen/perut maka lambung dan usus akan terlihat.

      Pengalaman saya, dengan CT scan abdomen kita bisa melihat apakah di lambung/usus ada kelainan seperti kista, tumor, kanker, dll. Tetapi untuk melihat kondisi permukaan lambung dan usus yang lebih jelas waktu itu saya diperiksa dengan endoskopi. Hasil endoskopi bisa menunjukkan adanya luka di lambung dan usus…

      Reply
  10. Dina Ahmadi

    CT Scan-nya yg abdomen.. tp yg saya bingung tdk ada keterangan ttg lambung dan usus.. apakah itu berarti tdk ada kelainan dr lambung atau usus?

    Reply
    1. antopurwanto

      Semoga tidak masalah dengan organ lambung dan ususnya, kalau ada biasanya akan diberi keterangan, namun demikian kalau ingin lebih jelas bisa konsultasi dengan spesialis radiologi yang membaca hasil CT scan nya

      Reply
    1. antopurwanto Post author

      Sama2, semoga ibunda sehat selalu.

      Satu lagi yang saya lupa sampaikan, sebagai pasien kita memiliki HAK untuk mengetahui kondisi tubuh kita, termasuk hasil CT scan dan pemeriksaan lainnya, jadi jangan ragu2 untuk bertanya kepada dokternya.

      Salam sehat :)

      Reply
  11. Maxgrosir

    benar sekali gan apa aja jika baru pertama kali pasti akan deg”an namun untuk selanjutnya pasti rasa deg”an akan terkurangi. Semoga cepat sembuh dan lancar pasca operasinya.

    Reply
  12. rosirazer

    Setelah baca2 diatas, jd mau nanya untuk ct scan kepala banyak jenisnya ya?
    Kalo sakit kepala sbelah, gak ngerti jenis migran atau gmana, ke dokter jg gak jelas ngsh tau penyakitnya, yg pasti sering kambuh2 terus,
    Itu temasuk ct scan jenis apa ya, dan biaya trmurah kira2 di Rs mana ? Jakarta timur,
    Thanks sebelumnya,

    Reply
    1. antopurwanto Post author

      Kalau saya baca dari situs w-radiology.com, secara umum ada 2 CT Scan untuk kepala, yaitu untuk bagian Otak dan Kepala-Leher. Namun demikian, untuk masing2nya ada lagi bagian2 nya yang bisa dipertajam.

      Sakit kepala sebelah biasa dikenal dengan nama Migraine (migren). Banyak kasus migren yang tidak terdiagnosa dan tidak tertangani. Dan umumnya sering terjadi/berulang… Terdapat beberapa hal yang dapat memicu migren, diantaranya adalah :
      1. Perubahan hormon pada wanita
      2. Terapi hormon
      3. Makanan, seperti keju, makanan yang diasinkan/diawetkan
      4. Perasa makanan, pemanis buatan, vetsin, penyedap rasa
      5. Minuman alkohol
      6. Stress
      7. Sensory stimuli. Cahaya terang/sinar matahari yang terik, atau suara keras, bau2an yang menyengat.
      8. Perubahan waktu istirahat/tidur. Terlalu banyak/sedikit tidur.
      9. Kelelahan fisik

      Apabila gejala berikut terasa, perlu segera menghubungi dokter :
      1. Sakti kepala secara tiba2 dan sakit sekali.
      2. Disertai demam, leher kaku, pandangan ganda, lemas, sulit bicara, ba’al
      3. Setelah benturan di kepala
      4. Setelah batuk, mengejan atau gerakan tiba2

      Untuk biaya perlu dibicarakan dengan RS masing2 karena bisa bervariasi biayanya. Tergantung kombinasi seperti menggunakan zat kontras/tidak, analsisi oleh spesialis radiologi, dll. Untuk Jakarta Timur setahu saya ada 3 RS Daerah yang seharusnya lebih murah dari RS Swasta, yaitu RS Ps.Rebo, RS Budhi Asih dan RS Duren Sawit. Tapi tidak tertutup kemungkinan RS Swasta juga bisa lebih murah…

      Selain itu, ada juga RS yang menjadi rujukan untuk Kartu Sehat :
      RS Persahabatan, RS Kesdam Jaya Cijantung, RS Polri Sukanto, RS Pusdikkes, RSPAU Antariksa, RSUD Pasar Rebo, RSUD Budi Asih, RS Haji, RS Harapan Bunda, RS UKI Cawang, RS Harum, RS Islam Jakarta Timur, RS Harapan Jayakarta, RS Kartika Pulomas, RS Mediros, RS Rawamangun, RS Bunga Rampai, RSKO Cibubur, RS Duren Sawit, Yayasan Ginjal Diatrans, RSIA Hermina Jatinegara, RSIA Bunda Aliyah, RSIA Resti Mulia.

      Reply
    1. antopurwanto Post author

      proses CT Scan sebenarnya tidak harus menggunakan “zat kontras” yang bisa disuntik maupun diminum. Namun demikian, zat kontras tersebut bisa memperjelas gambar/foto hasil CT Scan. Oleh karena itu keputusan menggunakan zat kontras, baik diminum ataupun disuntik, bisa dikonsultasikan dengan dokternya.

      salam

      Reply
  13. wulan

    bisa rekomendasi kan ke saya untuk MRI scan di daerah depok yang terjangkau harganya dimana?saya belakangan sakit pinggang daat mau berdiri atau bangun bahkan mempungkuk sakit sekali.mau cek, takutnya ada apa-apa.mohon infonya.tks.

    Reply
  14. wissa tistia

    maaf saya mw tny..kbtlan saya pnya anak usia 1,5 thun..dan didiagnosa kena sakit lymphangioma di bagian lutut..dan harus di ct scan bagian kakinya,tapi tdak semua radiologi di rs ada ct scan untuk kaki..bleh mnt info apakah di rs fatmawati ada?dan berapa biayanya..trima kasih.

    Reply
    1. antopurwanto

      Kalau saya baca di situs internet RS Fatmawati : fatmawatihospital.com memang yang tertulis hanya CT Scan untuk daerah kepala, daerah dada dan perut.
      Namun demikian saya tidak tahu apakah sekarang sudah lebih lengkap/belum. Ada baiknya bila menghubungi/telpon poli radiologi RS Fatmawati agar lebih jelas.
      Salam

      Reply
  15. www.templatemunster.com

    And if you are using a coupon code you can find $5 off on any package.
    Also, make a choice which is widget friendly, google search optimized,
    compatible with all browsers, and fast loading.
    To make this happen, choose the “Widget” choice on the sidebar of one’s
    dash panel under overall look.

    Reply
  16. AZMAN

    terima kasih atas info…saya dari malaysia…saya mengidap gist tumour..lapisan perut luar saya bengkak..saya mendapatkan ujian ct-scan di hospital kuala lumpur..bayarannya hanya RM 5 sahaja..doakan saya sihat yer.

    Reply
    1. antopurwanto Post author

      terima kasih atas kunjungannya ke blog ini.
      kami doakan agar cepat sembuh dan sehat selalu…
      CT Scan hanya RM5 ? bagaimana caranya ? tampaknya ada skema asuransi ya…

      Reply
      1. AZMAN

        hospital kuala lumpur merupakan sebuah hospital kerajaan, memang kosnya murah untuk mendapatkan rawatan di sana. Mungkin tuan boleh melawat website ini http://www.hkl.gov.my/..
        saya juga diberi ubat glivec yang saya rasa ubat itu agak mahal.tp saya di berikan
        secara percuma di sana..

        Reply
    1. antopurwanto Post author

      maaf, untuk kisaran biaya saat ini saya tidak ada informasi… tetapi biaya di RSCM sekitar setahun yang lalu untuk CT Scan daerah sinus :
      1. sinus coronal 990ribu,
      2. sinus coronal dan axial 1,2juta
      3. sinus coronal dan axial plus kontras 2,1juta
      setiap rumah sakit biayanya bisa berbeda-beda

      salam

      Reply
  17. jerry

    Saya masalah pada alat pencernahan..dulunya saya sering kembung..dan sekarang hampir setiap 10 menit saya mengeluarkan cendawa..saya pernah ambien kelas 2 smp…saya sempat turun…setelah di olesi dan ditekan/dimasukkan ngak pernah lagi keluar..Cuman setelah ambien buang air besar saya tdk sempurna sampai sekarang..Umur saya39 th. Tq.

    Reply
  18. basuki

    mohon lnfonya pak… utk scan tyroid di rs sakit mana yg agak murah apa bisa pakai kartu bpjs.. terima kasih.

    Reply
  19. antopurwanto Post author

    Biaya masing2 RS akan berbeda, begitu juga sesuai dengan lokasinya, saya tidak ada informasi perbandingan harga terkini. Sementara itu untuk BPJS bisa digunakan tentunya ada persyaratan administrasi yang bisa ditanyakan kepada RS masing2. Bahkan untuk kasus tertentu tidak dikenakan biaya karena ada dalam skema BPJS.
    Salam

    Reply
      1. Adriansyah

        Permisi mas, saya mau CT Scan Kepala karena sering migrain. Biasaya pake cairan kontras minum/suntik ya ? kebetulan saya takut di suntik. Mohon infonya trm ksh.

        Reply
        1. antopurwanto Post author

          Kalau CT Scan kepala seingat saya ngga perlu minum tapi suntik masih mungkin diminta oleh dokternya. Ini sama seperti scan jantung, perlu disuntik cairan kontras agar hasilnya tampak lebih jelas… Suntiknya minta dengan jarum yang kecil saja (istilahnya jarum bayi), seperti yang biasa saya lakukan karena pembuluh darah saya kecil/tipis2… dengan jarum yang kecil tidak terasa sakit seperti jarum biasa/besar

          Reply
          1. Adriansyah

            Waduh, harus di suntik yaa, kalo boleh tau efek setelah di suntik seperti apa yaa ? di tes alergi dulu gak kaya mau di rawat ?

            Reply
            1. antopurwanto Post author

              Umumnya tidak ada efek yang signifikan. Bagi sebagian pasien akan merasakan sedikit rasa sensasi di lidah/mulut … Tes alergi perlu dilakukan bagi pasien yang ada riwayat alergi.

              Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s